Implementasi IFRS Butuh Dukungan Kuat Pemerintah

Kamis 7 Mar 2013, 5 : 44 am
by

JAKARTA- Pemerintah Indonesia harus memberi dukungan secara penuh agar standar akutansi Indonesia bisa mengadopsi Sistem Pelaporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Standards/IFRS).  Selama ini proses adopsi itu berlangsung lamban karena keterbatasan sumber daya, baik dari Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) maupun para pelaku di sektor akuntansi ini.

Hal itu dikatakan pakar akuntansi dari Universitas Gadjah Mada Setiyono Miharjo, di sela-sela seminar internasional yang diselenggarakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bertajuk “IFRS Dynamics and Beyond: Impact to Indonesia” di Jakarta, Kamis (7/3). “Dorongan dari pemerintah harus kuat. Karena tidak mungkin DSAK dan IAI bisa melakukan hal itu sendiri. Paling tidak, Menteri Keuangan harus committed untuk memastikan IFRS ini terimplementasi dengan baik dan tepat waktu,” kata Setiyono.

Menurut pakar akuntansi lulusan Temple University, Philadelphia, Amerika Serikat itu, perlu dihindari kemungkinan kerugian yang dialami perusahaan karena mengadopsi konvergensi IFRS ini, misalnya dari sisi perpajakan. Seharusnya Menteri Keuangan bisa mengharmonisasi hal-hal yang demikian.

Setiyono menambahkan, penting bagi Indonesia untuk menerapkan sebuah standar yang diakui secara global, apalagi dalam konteks investasi. Setelah iklim investasi dalam negeri kondusif, investor biasanya selalu menanyakan standar keuangan yang dianut, sehingga mereka bisa melakukan komparasi global secara akurat. Apalagi dalam konteks G-20, adopsi IFRS ini akan menaikkan posisi Indonesia di mata investor asing, karena sudah menganut sistem keuangan yang berlaku global. “Ketika kita mengatakan standar kita konvergen dengan IFRS, investor akan langsung mendapat gambaran, sehingga memudahkan mereka membuat keputusan,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Dialog Nasional, Mendes PDTT Kenalkan Prukades Ke Pelajar Yogyakarta

YOGYAKARTA-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko
PT Samudera Indonesia Tbk

Bukukan Laba Rp806,61 Miliar, Avia Avian Bagi Dividen Interim Rp11 per Saham

JAKARTA-PT Avia Avian Tbk (AVIA) akan membagikan dividen interim untuk