Melantai di BEI, Harga Saham Emiten Rajungan Ini Meroket ke Titik Autorejection

Ilustrasi

JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) langsung menyentuh titik autorejection atas atau menguat sebesar 34,3 persen ke level Rp141 per saham.

Harga saham ENZO bernilai nominal Rp50 per lembar yang ditawarkan Rp105 per saham tersebut langsung melonjak ke posisi Rp141 dengan volume transaksi tercatat sebanyak 6.356 lot.

Sehingga pada awal Sesi I perdagangan Senin (14/9), nilai transaksi emiten ke-45 yang sahamnya tercatat di BEI selama 2020 tersebut mencapai Rp89,6 juta.

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan ekspor daging rajungan ini menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Baca :  Pelita Samudera Shipping Bagi Dividen Kepada Pemegang Saham

Dengan pencatatan perdana saham ini, maka ENZO tercatat sebagai emiten ke-709 di BEI.

Morenzo melepas saham ke publik sebanyak 392 juta lembar atau setara dengan 18,13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dengan harga penawaran senilai Rp105 per saham, maka melalui IPO ini ENZO mampu meraup dana masyarakat sebesar Rp41,16 miliar.

Menurut Sekretaris Perusahaan Morenzo, Ratna Sari Ismianti dalam keterangan resmi ENZO, dana hasil IPO akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja, antara lain pembelian bahan baku, sumber daya manusia dan produksi.

Sedangkan, seluruh dana hasil penerbitan waran juga untuk modal kerja ENZO.

“Pada masa penawaran umum yang berlangsung 2-7 September 2020 terjadi oversubscribed (kelebihan permintaan) sebanyak 1,29 kali dari penawaran atau 29,74 kali dari pooling,” demikian disebutkan Ratna melalui siaran pers Morenzo.

Baca :  Pemegang Saham Sepakat Laba Bersih 2019 Ditetapkan Sebagai Laba Ditahan

Secara bersamaan, ENZO juga menerbitkan 196 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Baru perseroan atau sebanyak 13,11 persen dari total saham ditempatkan dan disetor penuh.

Setiap pemegang dua Saham Baru berhak memperoleh satu waran.

Waran Seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama tiga tahun, dengan nilai nominal Rp50 dan harga pelaksanaan senilai Rp200 per unit.

Total hasil pelaksanaan Waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp39,2 miliar.

Selain itu, ENZO juga menerbitkan Saham Baru kepada NH Absolute Return Investment Strategies Fund (NHARIS) sebanyak 275,14 Saham Biasa Atas Nama, dalam rangka pelaksanaan konversi Mandatory Convertible Bond yang diterbitkan berdasarkan Mandatory Convertible Bonds Subscription Agreement (MCBSA) tertanggal 28 Mei 2019.

Baca :  FBE Universitas Atma Jaya Yogyakarta Tambah Satu Doktor Akuntansi