Menhub Siap Fasilitasi Investasi TOD MRT Jakarta

Kamis 25 Apr 2024, 4 : 13 pm
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat berbicara dalam forum TOD Investment Forum 2024, di KBRI Tokyo, yang dihadiri Parliamentary Vice Minister for MLIT Ishibashi, pada Kamis (25/4/2024

JAKARTA –  Pemerintah Indonesia siap mendukung dan memfasilitasi investasi pembangunan Transit Oriented Development (TOD)  sepanjang jalur MRT sebagai salah satu solusi kemacetan, polusi, serta kebutuhan akan transportasi keberlanjutan di Jakarta.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat berbicara dalam forum TOD Investment Forum 2024, di KBRI Tokyo, yang dihadiri Parliamentary Vice Minister for MLIT Ishibashi,  pada Kamis (25/4/2024).

Menhub mengungkapkan potensi investasi pada pengembangan proyek-proyek TOD di sekitar stasiun MRT Jakarta.

Terlebih sejak beroperasi pada 2019, MRT Jakarta telah meletakkan fondasi kuat untuk proyek-proyek TOD, dengan menyediakan jaringan transportasi yang efisien dan andal sehingga menciptakan banyak peluang kolaborasi sektor swasta termasuk real estat, ritel, perhotelan, dan lainnya.

“TOD penting karena di situ nilai komersil di dapat dan salah satu solusi mengatasi kemacetan dan polusi. Hal ini tidak mungkin dilaksanakan pemerintah sendiri. Saya mewakili Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memberikan dukungan pada kegiatan ini. Kami akan membantu agar apa yang kita lakukan hari ini bisa teralisasi dengan baik,” kata Menhub

Menhub mengatakan, pengembangan TOD di sekitar stasiun MRT Jakarta akan menawarkan peluang investasi dan inovasi yang unik, serta menciptakan lingkungan yang terhubung antara ruang hunian, komersial, dan rekreasi.

Dengan mengintegrasikan jaringan transportasi secara strategis, TOD tidak hanya meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta serta pertumbuhan ekonomi kota Jakarta.

“Di tengah perkembangan Jakarta yang tidak lagi menjadi ibu kota, justru banyak peluang yang dapat dikembangkan karena Jakarta akan menjadi kota perdagangan. Bahwa ini suatu kesempatan emas untuk melakukan pembangunan. Sepanjang jalur MRT seperti dari Utara-Selatan dan Timur-Barat banyak titik-titik strategis dan komersial sehingga saat MRT selesai dibangun ini bisa difungsikan,” ujar Menhub.

Sebagai informasi, PT. Jakarta MRT Menyusun 6 proyek tawaran investasi pada kesempatan ini yaitu pengembangan Mixed Use Blok M, Pedestrian Deck Sudirman Hub Dukuh Atas, Revitalisasi Stasiun Sudirman, Extended Concourse Bundaran HI, Extended Concourse Fatmawati, serta Revitalisasi Waduk Setiabudi Barat.

Pada kegiatan forum TOD yang diikuti 40 pengusaha dari Jepang dan 20 pengusaha dari Indonesia, Menhub berharap, investor dan pemangku kepentingan yang mengikuti akan berpartisipasi membangun kota Jakarta yang lebih baik dan terhubung sehingga dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dan luar negeri.

“Pemerintah Jepang begitu antusias untuk berinvestasi. Apa yang telah dilakukan Jepang pada MRT telah menunjukkan komitmen Jepang, begitu konsisten. Konsistensi ini adalah satu bentuk nyata keinginan untuk berkolaborasi dan apa yang dirancang ini akan menjadi kenyataan,” sebut Menhub.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Bank Dunia Dukung Berdayakan G20

Bank Dunia Dukung Berdayakan G20-ASEAN Untuk Kebut Transisi Energi di Indonesia

JAKARTA-Bank Dunia menyatakan siap mendukung langkah transisi energi di Indonesia

Golden Energy Bagi Dividen Interim Rp237,52 per Saham, Berikut Jadwalnya

JAKARTA-PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) akan membagikan dividen interim