MPR: Peneliti Tak Boleh Bohong Hasil Evaluasi GBHN

Friday 30 Nov 2018, 6 : 04 pm

JAKARTA – Badan Pengkajian MPR RI menggelar seminar nasional ‘”Evaluasi Pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945″.

Evaluasi tersebut karena selama 20 tahun pasca reformasi (1998 – 2018) banyak kalangan yang menghendaki perlunya haluan negara atau semacam GBHN (Garis-Garis Besar Haluan Negara).

Namun demikian para Ilmuwan tidak boleh memanipulasi hasil penelitian dan kajian soal evaluasi tersebut.

“Peneliti tak boleh berbohong soal hasil-hasil kajian GBHN tersebut. Kami minta jujur apa adanya,” kata Ketua Pengkajian MPR RI Rambe Kamarulzaman saat membuka acara tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Pihaknya, kata Rambe, merasa lelah dengan berbagai pendapat, apakah harus kembali ke UUD asli atau bukan.

Baca juga :  GAMKI Minta Pemerintah Hadir Atas Penutupan Gereja GPdi di Riau

“Ada juga yang ingin Pilkada dipilih oleh DPRD karena maraknya politik uang (money politics), Pilpres oleh MPR RI, kejelasan kedudukan DPD RI dan lain-lain,” tambahnya.

Hadir Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono, Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Syamsuddin Haris, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif, Ujianto Singgih, Sri Sundari dari IQRA (Indonesian Qualitatif Research Assosiation) dan lain-lain.

Ma’ruf Cahyono menjelaskan jika amandemen UUD NRI 1945 sejak 1999 menghasilkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Mahkamah Konstitusi (MK), kajian Tap-Tap MPR, mengusulkan kewenangan DPD RI dan terakhir pada 2014 – 2019 menghasilkan Badan Pengkajian MPR RI yang diketuai oleh Rambe Kamarulzaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Ratusan Mantan Karyawan PT Kertas Leces Gelar Selamatan dan Munajat

PROBOLINGGO-Ratusan mantan karyawan PT Kertas Leces (Persero) (Dalam Pailit) menggelar

Anggaran Penegakan Hukum Diamputasi, DPR Makin Leluasa Main Proyek APBN

JAKARTA-Upaya pemerintah melakukan perang terhadap korupsi dipastikan mandul lantaran terbitnya