Rupiah Masih Stagnan

JAKARTA-Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (12/8) diperkirakan bergerak stagnan. Mata uang Garuda ini  masih bergerak di kisaran antara 10.270s-10.300 per  dollar Amerika Serikat (AS).

Analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih mengatakan perdagangan rupiah di pasar dalam negeri relatif stagnan  pada  pecan lalu karena libur bersama nasional perayaan puasa-lebaran. Namun di pasar luar negeri perdagangan tetap berlangsung, dan ditutup menguat di Rp.10.2 67 per USD (kurs tengah Bloomberg) pada akhir perdagangan minggu lalu(9/8).

Begitupun dengan pasar saham di BEI. Pada  penutupan perdagangan 2 minggu lalu  (2/8) ditutup di 4.640,78. Sedangkan  pada akhir minggu lalu (9/8) bursa Asia  sebagian besar ditutup turun, sementara bursa global ditutup mixed. Dow indeks turun  ke15.425(-0,47%).

Sedangkan Yield obligasi pemerintah AS (Treasury Bond –TB) 10 tahun naik lagi menjadi 2, 706 %. Pasar Asia kemungkinan akan mixed pada perdagangan hari ini terlihat dari indeks futurenya.

 

Baca :  OJK-IFC Sepakat Teruskan Kerjasama Pengembangan Program Keuangan Berkelanjutan