Wapres: Ekonomi Islam Bagian Penting dari Ekonomi Global

Senin 2 Jun 2014, 4 : 23 pm
by

JAKARTA-Jumlah kedatangan wisatawan internasional di negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada tahun 2011 mencapai 151,6 juta wisatawan atau setara dengan 15,2% dari total kedatangan wisatawan internasional di seluruh dunia. Kegiatan ekonomi yang dihasilkan dari kunjungan wisatawan ini setara dengan US$ 135,5 miliar. Angka ini akan terus meningkat, seiring dengan peningkatan populasi umat Islam di seluruh dunia yang pada tahun 2013 saja telah mencapai hampir seperempat populasi dunia. “Kita menyadari betapa pentingnya potensi ini untuk dikelola dan dikembangkan sebaik-baiknya oleh negara-negara anggota OKI, demi mencapai pembangunan sosial ekonomi serta pengentasan kemiskinan di negara-negara anggota OKI,” kata Wakil Presiden Boediono saat membuka The 1st OIC International Forum on Islamic Tourism 2014 di Hotel Borobudur, di Jakarta, Senin (2/6).

Boediono mengatakan, ekonomi Islam saat ini telah menjadi paradigma ekonomi yang tidak terpisahkan dari percaturan perekonomian global. “Ekonomi Islam adalah bagian penting dari ekonomi global. Dan signifikansinya akan cenderung meningkat di masa mendatang,” jelasnya.

Bahkan tercatat, tujuh sektor ekonomi Islam yang mengalami peningkatan menonjol adalah kuliner, keuangan Islam dan industri asuransi, fashion, kosmetik, farmasi, hiburan, serta pariwisata.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Akhir Juni 2022, Penerimaan Pajak Capai Rp868,3 Triliun

JAKARTA-Penerimaan pajak hingga akhir Juni 2022 mencapai Rp868,3 triliun. Pertumbuhan

Perlu Skema Beban Investasi Infrastruktur E-Money

JAKARTA-Pemerintah saat ini sedang bekerja keras merealisasikan Gerakan Nasional Non-Tunai