Zaman Jokowi, Pembangunan Merata Hingga Ke Desa

SUMBAWA BARAT-Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla perlu mendapat apresiasi. Karena pembangunan bisa menjalar keseluruh Indonesia. Bahkan, pipa-pipa pembangunan telah menjalar ke 75 ribu desa yang ada di seluruh Indonesia. “Di kabupaten Sumbawa dan NTB pada umumnya, Rp1,7 sampai Rp2,5 miliar dana desa mengalir ke seluruh desa yang ada di Prosinsi NTB ini,” kata Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), saat menyampaikan sambutannya pada acara HUT ke 14 Kabupaten Sumbawa Barat di Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/11/2017) kemarin.

Rangkaian upacara HUT ke 14 Sumbawa Barat ini juga dihadiri antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basoeki Hadimoeljono mewakili Presiden Jokowi, Bupati Sumbawa Barat, H.W. Musyafirin, serta jajaran pemerintah kabupaten Sumbawa Barat.

Baca :  Ekspor Februari 2015 Mencapai US$12,29 Miliar

Fahri mengatakan DPR akan terus menuntut Pemerintah Pusat agar mau melakukan pemekaran. Karena DPR telah siap membahas seluruh anggenda daerah otonomi baru, termasuk pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa di masa yang akan datang. Apalagi, Komisi II dan Pimpinan DPR secara umum sudah menginginkan ini.

Terkait HUT ke 14 Sumbawa Barat, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu merasa bersyukur melihat Kabupaten Sumbawa Barat, NTB di usianya ke 14 tahun ini telah mencapai banyak hal. Dan ini tidak lain dan tidak bukan, bahwa inisiatif pemekaran itu selalu baik. “Karena dengan memekarkan daerah, masyakarat tidak meminta uang tetapi meminta kewenangan untuk mengurus dirirnya sendiri. Dan ini yang terjadi di Sumbawa Barat, dan alhamdulillah dengan ikhtiar pemekaran 14 tahun yang lalu, maka pada hari ini kita menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa,” ucapnya.

Baca :  Santos Produksi Gas Pertama dari Peluang Lebih Awal dari Jadwal

Bahkan, lanjut Fahri lagi, perkembangan Kabupaten Sumbawa Barat telah melampaui indeks pembangunan manusia yang paling tinggi diantara kabupaten dan kota yang ada diseluruh Nusa Tenggara Barat ini. “Mudah-mudahan ini bisa mempercepat, tidak saja kabupaten Sumbawa Barat tetapi seluruh NTB dan juga seluruh Indonesia keluar dari garis kemiskinan menjadi negara yang tangguh dan kuat karena desa nya kuat diisi oleh masyarakat yang kuat dan berdaulat,” harap anggota DPR dari daerah pemilihan NTB itu mengakhiri sambutannya. *** eko