|Saturday, December 20, 2014
Anda disini: Home » Nasional » 17 Caleg Demokrat Jatim Siap Gembosi Karsa
  • Follow Us!

17 Caleg Demokrat Jatim Siap Gembosi Karsa 

karwo
SURABAYA-Jalan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) merebut kembali tampuk kepemimpinan  di Jawa Timur periode 2014-2019, semakin tidak mulus. Satu per satu krikil-krikil mulai muncul kepermukaan dan mulai menghadang serta mengancam eksistensi pasangan ini. Mulai dari isu money politics dalam mendapatkan rekomendasi dari partai-partai non parlemen, kemudian di tuduh terlibat dalam upaya menjegal Khofifah Indar Parawansa untuk maju kembali dalam bursa pemilihan gubernur Jawa Timur dan yang paling anyar, 15 dari 22 anggota Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur kecewa berat terhadap Soekarwo  atas kebijakannya dalam penetapan nomor urut calon legislatif (caleg). 
 
Sumber terpercaya Koran Madura di Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Jawa Timur mengungkapkan, akibat kebijakan caleg ini, 17 anggota fraksi tersebut mengembosi pencalonan Karsa. “Mereka kecewa berat dan berjanji tidak akan mendukung Karsa di pilgub nanti,” katanya seraya mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan.
 
Menurutnya, kekecewaan dari  para anggota fraksi tersebut lantaran Soekarwo yang menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa Timur menempatkan mereka pada nomor urut sepatu dalam bursa caleg 2014. Padahal, 15 kader tersebut merupakan loyalis partai yang memiliki basis massa rill di grass root.  Soekarwo lebih memilih memasang caleg baru di nomor urut atas. “Ini yang membuat teman-teman di fraksi memilih apatis dalam pilgub kali ini, siapa yang ndak sakit hati kalau faktanya seperti ini,” tandasnya. 
 
Menurutnya, hanya ada 7 anggota fraksi yang masih setia kepada Soekarwo. Mereka-mereka ini memang mendapatkan nomor urut istimewa pada pencalegkan 2014. Kondisi ini membawa keuntungan bagi pasangan Cagub-Cawagub Bambang DH- Said Abdullah yang diusung PDI Perjuangan.  “Karena bisa saja, teman-teman yang kecewa akan merapat ke BambangSaid. Ini harus disadari betul oleh pakde,” ujarnya.
 

Sebelumnya, Direktur Surabaya Survey Center (SCC) Mochtar W Oetomo mengatakan, posisi Karsa semakin terancam apabila KPU Provinsi Jawa Timur tidak meloloskan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Soerjadi Sumawirdja (Berkah) sebagai peserta pilgub Jawa Timur periode 2014-2019. Khofifah diprediksi bakal merapat ke BambangSaid untuk menggulingkan Karsa yang pada pilgub 2008 lalu telah ‘merampas’ kemenangan dari pasangan Khofifah-Mujiono (Kaji).  Kata Mochtar, jika flash back pilgub 2008,  besar  kemungkinan Khofifah akan melabuhkan dukungannya kepada pasangan Jempol (Bambang DH- Said Abdullah