Ini Penyebab Lion Air Rute Cengkareng-Palembang Terlambat Terbang

100
Ilustrasi

PALEMBANG-Lion Air Group memberikan keterangan terkini tentang operasional dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) dikarenakan cuaca buruk dengan jarak pandang mencapai 50 meter. Kondisi ini tidak memenuhi kualifikasi keselamatan dan keamanan penerbangan. Dampak yang terjadi, menyebabkan keterlambatan (delayed) waktu keberangkatan dan kedatangan pesawat.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan Lion Air Group telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak dan terus memperbarui sesuai situasi terkini.

“Kondisi tersebut adalah force majeure, kejadian atau keadaan yang terjadi diluar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan. Lion Air, Batik Air dan Wings Air akan meminimalisir dampak yang timbul pada rute-rute selanjutnya dengan memberikan layanan terbaik,” terangnya.

Lion Air bernomor JT 1340 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng (CGK) tujuan Palembang dengan jadwal keberangkatan 05.20 WIB, telah diterbangkan kembali pada pukul 08.20 WIB. Penerbangan ini menggunakan Boeing 737-900ER beregistrasi PK-LJH, membawa 195 penumpang dewasa, empat anak-anak dan satu bayi beserta tujuh kru pesawat.

Jaringan Lion Air dari Palembang ke Cengkareng bernomor JT 1341 telah diberangkatkan pukul 10.20 WIB dari jadwal pada 07.10 WIB. Penerbangan ini membawa 215 pelanggan dan tujuh awak peasawat, dengan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LJH. Rute berikutnya yang berpotensi terganggu tujuan Cengkareng dan Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG).