Jokowi: Jangan Sampai Produk ‘Online’ Dikuasai Luar Negeri

16
Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat dan CEO Bukalapak memencet tombol peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1)

JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia berjumlah sekitar 56 juta. Namun ada banyak problem di UKM-UKM sehingga masih sulit bersaing diantaranya bagaimana membangun brand, mengikuti design yang sesuai pasar, membuat kemasan menarik, dan persoalan-persoalan lain yang menyangkut modal, akses ke pasar.

“Yang kita lihat ini, satu per satu akan bisa selesai kalau dunia usaha, swasta ini bersama-sama dengan pemerintah membangun negara ini bersama-sama,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 dan Peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam.

Oleh sebab itu, Presiden mengajak Bukalapak agar membangun ekosistem online supaya sambung dengan ekosistem offline-nya. Artinya, seluruh UMKM, seluruh UKM yang ada di negara kita bisa masuk semuanya ke Bukalapak.

Caranya seperti apa? Menurut Presiden, bisa saja kerja sama misalnya, dengan Menteri Perindustrian, dengan Menteri UKM untuk memperbaiki packaging, memperbaiki kemasan-kemasan yang ada di negara kita.

Menurut Kepala Negara dirinya hampir setiap kali, setiap minggu masuk ke kampung, masuk ke desa. Ia merasa sedih kalau melihat sebuah produk kualitasnya bagus, barangnya bagus tapi tidak bisa masuk akses ke pasar karena packaging-nya yang jelek. Tidak diberi sebuah brand yang kelihatan memiliki kualitas.

Belum lagi nanti berbicara hal yang berkaitan dengan desain seperti  furniture. Kepala Negara menjelaskan, banyak UKM-UKM kita memiliki produk yang bagus tapi tren tidak mengikuti tren pasar. Desainnya bagus, tapi warnanya tidak mengikuti juga keinginan pasar.

“Seperti inilah yang tadi saya sampaikan, kalau bisa disambungkan antara ekosistem offline dan ekosistem online ini akan menjadi sebuah kekuatan yang besar bagi produk-produk yang ada di negara kita,” ujar Presiden seraya menambahkan, sangat besar peluang itu.

Presiden juga mengingatkan, jangan sampai karena produk-produk kita enggak bisa masuk, produk UKM enggak bisa masuk ke online diisi oleh barang-barang dari luar.

“Jangan sampai kejadian ini terjadi. Market place kita, produknya itu justru dari luar. Mungkin sementara enggak apa-apa tapi dalam jangka pendek, jangka tengah, ini harus diusahakan bersama-sama agar barang-barang itu semuanya produk dalam negeri kita,” tegasnya.