Kredit UMKM Bank Danamon Tumbuh 19%,

49

JAKARTA-Bank Danamon mencatat pertumbuhan kredit UKM dan Komersial pada 2012 sebesar 26% menjadi Rp 30,5 triliun yang didukung oleh kinerja positif dari unit bisnis ABF (Assets Based Financing) dan trade finance. Kredit UKM dan Komersial mencakup 26% dari total portofolio kredit Danamon. ”Kredit untuk segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tumbuh sebesar 19%, dan berkontribusi sebesar 31% dari total kredit Danamon,” kata Direktur dan Chief Financial Officer Danamon Vera Eve Lim, di Jakarta, Senin (18/2).

Menurut dia, segmen Wholesale yang berkontribusi sebesar 11% dari total portofolio kredit Danamon, membukukan pertumbuhan kredit sebesar 1% pada tahun 2012 menjadi Rp 12,6 triliun. Sementara itu kredit dari segmen Consumer Banking tumbuh sebesar 26% menjadi Rp 7,1 triliun yang didukung oleh pertumbuhan yang kuat pada kredit mortgage serta pertumbuhan stabil pada kartu kredit dan kredit personal.

Dalam segmen pembiayaan kendaraan bermotor, kredit kendaraan bermotor melalui Adira Finance tumbuh sebesar 10% menjadi Rp 45,6 triliun, yang didorong oleh pertumbuhan sebesar 26% pada segmen kendaraan roda empat, sementara segmen kendaraan roda dua stagnan. Industri kendaraan roda dua secara keseluruhan terkena dampak dari regulasi down payment. “Kami tetap dapat meningkatkan kualitas aset, meskipun portofolio kredit tumbuh secara signifikan di semua lini bisnis sepenjang tahun,” ungkap Vera Eve Lim. Pada akhir 2012, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loans/NPL) gross membaik, menjadi 2,3% dibandingkan 2,5% pada akhir 2011.