LPSE Kota Tangerang Hemat 16% Anggaran

56

TANGERANG-Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Tangerang, Dedi Suhada mengungkapkan proses lelang barang dan jasa melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) mampu menghemat anggaran. ¬†“Dari evaluasi pada 2013, ada efisiensi hasil pelelangan sebesar 16,7% dari pagu anggaran,” katanya kepada wartawan, ¬†Rabu, (5/3/2014).

Menyinggung soal dugaan potensi korupsi yang bisa ditekan, Dedi belum mengetahui secara persis. Namun LPSE ini lebih menekankan pada aspek penghematan anggaran. “Dengan cara itu, pungli dan gratifikasi bisa dihindari, setidaknya tidak terjadi kontak langsung dengan penyedia barang,” tambahnya

Meski begitu, kata Dedi, kontak langsung akan terjadi hanya pada saat pembuktian dokumen dengan penyedia barang dan calon pemenang hasil pelelangan oleh kelompok kerja (POKJA).

Seperti diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan unsur pungli masih banyak terjadi di layanan Pengadaan Barang dan Jasa berdasar survei integritas publik yang dilakukan KPK pada 2013.

Terlihat 7,4% dari 182 pengguna layanan publik di Jakarta menyatakan, biaya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan biaya resmi. Temuan pembayaran yang tidak sesuai dengan biaya resmi kerap ditemukan pada unit layanan pengadaan barang dan jasa. *cea