Perbankan Swasta Belum Tertarik Bisnis Trust

36

Jakarta—Kalangan perbankan swasta merasa belum tertarik masuk pada bisnis trust (penitipan dan pengelolaan) masih sulit dilakukan oleh perbankan swasta. Namun sangat cocok untuk bank pemerintah. “Trust itu lebih baik bagi bank pemerintah seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sedangkan bagi bank swasta agak sulit,” kata Direktur Korporasi BCA Dahlia M. Ariotedjo di Jakarta, Rabu, (05/12/2012).
Dahlia menambahkan belum terariknya bank swast lantaran kesulitan mengelola devisa hasil ekspor (DHE) dalam tatanan trust. Meski DHE yang masuk ke sistemnya mencapai angka rata-rata Rp 1,5 triliun sampai Rp 1,8 triliun per bulan. “Karena hasil ekspor menurun, jadi kayaknya sampai akhir tahun segitu,” tambahnya
Pihaknya, kata Dahlia lagi, masih berkonsentrasi pada pengembangan kredit. Karena kredit korporasi terus mengalami peningkatan. Karena itu ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan. “Perusahaan manufaktur, perusahaan tekstil masih bertumbuh dengan baik di Indonesia,” paparnya
Diakui Dahlia, BCA banyak mengucurkan kredit korporasi. Masalahnya permintaan kredit jenis ini cenderung naik. Sehingga perbankan memandang sebagai hal yang positif. “Hal ini terlihat dari permintaan kredit korporasi dari perseroan yang terus mengucur ke perusahaan-perusahaan di bidang tersebut,” terangnya.
Lebih lanjut Dahlia menjelaskan BCA tidak memiliki target khusus dalam pengelolaan DHE, terlebih lagi saat ini kondisi perekonomian dunia sedang mengalami guncangan. “Kami tidak ada target, hanya cabang dan layanan jadi unggulan, manage the fund,” imbuhnya
Seperti diketahui Bank Central Asia (BCA) terpilih sebagai salah satu bank pelapor lalu lintas devisa (LLD) terbaik oleh Bank Indonesia (BI). Selain itu, ada empat bank lain yang juga terpilih sebagai pelapor LLD terbaik yakni, The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, Ltd, Indonesia, Citibank, N.A, Indonesia Branch, Deuts Bank AG, Indonesia, dan PT Bank Mizuho Indonesia.
Sebagai informasi, selain sebagai pelapor LLD terbaik, BCA juga terpilih sebagai bank pelapor Devisa Hasil Ekspor terbaik bersama empat bank lainnya yakni Citibank, N.A, Indonesia Branch, Bank Negara Indonesia , Bank Sumitomo Mitsui Indonesia dan The Hongkong and Shanghai Banking Co. Ltd., Indonesia. **can