Perwira Mabes Memediasi 3 Polisi Tangsel dan Pemilik Facebook Wisnuhandy

Perwira Mabes Memediasi 3 Polisi Tangsel dan Pemilik Facebook Wisnuhandy

167
0
BERBAGI

TANGERANG-Tiga Anggota Polantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menunggu kedatangan pemilik akun facebook milik Wisnuhandy Widyoastono untuk dimediasi. Upaya mediasi informal yang diinisiasi oleh seorang Perwira Polisi di Mabes ini terkait sikap Wisnuhandy yang memposting kronologi dan foto tindak kekerasan  yang diduga dilakukan anggota polisi pada Senin (16/5).

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ayi Supardan, menerangkan mediasi ini akan melibatkan seorang perwira Polisi senior Mabes Polri.

Awalnya jelas Ayi, upaya mediasi ini  dilakukan di dekat Mabes Polri Selasa pagi (17/5). Namun, dia meminta bertemu pada sore hari.  “Sesuai kesepakatan, pagi ini tiga anggota kami sudah berada di dekat Mabes Polri, untuk dimediasi informal disana, tapi kemudian si Handy ini baru bisa bertemu sore. Maka saya perintahkan anggota untuk menunggu sampai sore,” jelas Ayi Selasa (17/5).

Dengan mediasi informal ini, dia berharap memperoleh keterangan secara faktual terkait kondisi sebenarnya saat peristiwa terjadi.  “Kami menunggu seperti apa nantinya setelah dikonfrontasi. Kalau merasa ada yang tidak terpuaskan silahkan untuk membuat laporan, toh lokasi pertemuan dekat Mabes. Silahkan laporkan ke Bareskrim Mabes atau di Polda kalau memang tidak percaya dengan Polres Tangsel, silahkan itu, dan itu lebih baik,” lanjut Ayi.

Menurut Ayi, mediasi ini bukan mencari siapa benar dan salah, tapi ingin informasi ini menjadi benar adanya.  “Jangan simpang siur seperti ini, mekanisme hukum berlaku bagi semua warga negara Indonesia, Polisi tidak berarti kebal hukum, semua sama dimata hokum,” terangnya.

Seperti diberitakan, sebuah viral yang disebarkan akun facebook milik Wisnuhandy Widyoastono menjadi pembicaraan di social medua. Dalam akun facebook itu, Wisnuhandy memposting kejadian yang dialaminya saat berada di Perapatan Duren, Kampung Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (16/5).

Dalam akun facebook miliknya, Wisnuhandy mengaku mendapat perlakuan kasar dari tiga orang petugas Polisi Lalu lintas.

Namun Ayi Supardan, menjelaskan, bahwa isu pemukulan yang disebarkan luas itu tidak ada seperti cerita yang ditulis di akun facebook milik Wisnuhandy.  “Isu pemukulan itu tidak ada seperti cerita itu, pagi ini pelanggar dan tiga petugas akan dipertemukan. Saya tidak bilang korban tapi pelanggar, offender,” ucap Kapolres Tangsel. (Raja Tama)