PT PSS Bukukan Laba Bersih 2018 Sebesar USD 14,1 Juta

47

JAKARTA-PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“PSS”, “Perseroan”, kode IDX: PSSI) mencatat pendapatan Bersih tahun 2018 sekitar 63,6 juta dollar AS, yang mencerminkan kenaikan sekitar 30% per tahun (YoY) dari sekitar 49,0 juta dollar AS di tahun 2017. Hal ini disampaikan saat mengumumkan laporan keuangan audit yang berakhir 31 Desember 2018.

Sekretaris Perusahaan PT Pelita Samudera Shipping Tbk, Imelda Agustina Kiagoes menjelaskan kenaikan volume dan tarif dari Kapal Tunda dan Tongkang (TNB) dan mulainya lini bisnis baru Kapal Induk (MV) berkontribusi besar terhadap kinerja Pendapatan Perseroan.

Kontribusi TNB sekitar 56% dari Pendapatan Bersih Perseroan di tahun 2018, diikuti oleh Fasilitas Muatan Apung (FLF) sekitar 39% dan MV sekitar 5%.

Laba Bruto naik sekitar 54% YoY menjadi sekitar 16,3 juta dollar AS di 2018 dari sekitar 10,5 juta dollar AS di 2017, dengan demikian Marjin Laba Bruto naik ke 25,6% di 2018 vs. 21,5% di 2017.

Kinerja operasional yang solid dan optimisasi aset berupa divestasi 1 unit FLF membantu PSS untuk melaporkan Laba Bersih sekitar 14,1 juta dollar AS, yang merupakan capaian laba tertinggi dalam 5 tahun terakhir, naik 4 kali lipat dari 2017.

Di luar pendapatan dan beban yang tidak berulang, PSS berhasil meningkatkan Laba Bersih 2018 menjadi sekitar 7,8 juta dollar AS dari sekitar 3,9 juta dollar AS di 2017.

Pencapaian ini menghasilkan profitabilitas yang lebih tinggi dengan Marjin Laba Bersih sekitar 12,2% di 2018 dibandingkan sekitar 8,0% di 2017.

EBITDA mencapai sekitar 23,4 juta dollar AS, naik sekitar 32% YoY dari sekitar 17,7 juta dollar AS, mencerminkan marjin EBITDA sekitar 36,8% di 2018, lebih baik dari sekitar 36,2% di 2017.
 
Perseroan melanjutkan usaha untuk membangun posisi keuangan yang lebih kuat di mana Jumlah Aset meningkat sekitar 8% YoY menjadi sekitar 110,1 juta dollar AS dan Jumlah Ekuitas meningkat sekitar 17% YoY menjadi sekitar 71,7 juta dollar AS per 31 Desember 2018.

Di periode yang sama, PSS memiliki Kas dan Setara Kas sekitar 15,7 juta dollar AS (termasuk Kas yang Dibatasi Penggunaan sekitar 2,2 juta dollar AS) sedangkan total Pinjaman Bank adalah sekitar 25,4 juta dollar AS.

Rasio Gearing dan Net Gearing Perseroan adalah sebesar masing-masing 0,35 kali dan 0,13 kali per 31 Desember 2018, jauh lebih baik dibandingkan dengan masing-masing 0,52 kali dan 0,26 kali per 31 Desember 2017.

Rasio Debt to EBITDA dan Net Debt to EBITDA per 31 Desember 2018 adalah sebesar masing-masing 1,08 kali dan 0,41 kali, lebih rendah dari masing-masing 1,81 kali dan 0,89 kali per 31 Desember 2017.

“Posisi keuangan ini menunjukkan PSS memiliki struktur modal yang terjaga dengan baik dan kapasitas keuangan yang solid,” ucapnya.

Utilisasi kapasitas keuangan Perseroan, yang dimulai dengan kombinasi antara kas internal dan pendanaan bank untuk ekspansi armada MV yang terdiri dari 1 unit kapal kelas handysize di Desember 2018 dan 2 unit kapal kelas supramax masing-masing di Januari 2019 dan Februari 2019 akan mempercepat laju pertumbuhan PSS di tahun 2019 dan tahun-tahun berikutnya.

Perseroan menargetkan Pendapatan Bersih untuk tumbuh sekitar 25% sampai 30% dengan marjin EBITDA sekitar 28% sampai 30% di 2019.