Tunggu Pembayaran, Warga Kota Tangerang Korban JORR “Menderita”

43
kabar6.com

TANGERANG – Tinggal tiga rumah yang belum mendapat pembayaran terkait pembebasan lahan Tol JORR. Sayangnya hingga kini belum ada kepastian soal pembayaran tersebut. Sehingga penghuni rumah tersebut boleh dikata “menderita” akibat ketidakpastian dari pemerintah. Mereka berharap Badan Pertanahan Nasional segera membayar lunas rumah yang kini sudah tidak layak huni.

Sementara itu, Lurah Benda Thoat Maulana menjelaskan, pihaknya telah bersurat kepada BPN Kota Tangerang untuk segera menindak lanjuti tiga rumah yang belum mendapat kepastian apakah rumahnya ikut pembebasan lahan atau tidak.
“Kami sudah melakukan rapat dengan camat dan BPN. Kasus ini juga terjadi di Tangsel. Di sana ada juga rumah yang seperti ini tetapi pada akhirnya ikut dibebaskan juga,” ujarnya, Selasa (14/11/17).

Menurut Thoat, BPN Kota Tangerang dalam hal ini mempunyai kewenangan penuh. Apakah rumah tersebut nantinya dibayarkan atau tidak. Hanya saja, BPN Kota Tangerang masih ragu dan meminta saran kepada BPN Kanwil Banten terkait hal tersebut. “Suratnya sudah diajukan ke BPN Kota Tangerang dan dilanjutkan ke Kanwil Banten. Hari ini (Selasa, 14/11/17) sudah ada jawaban, tetapi karena suratnya belum ada di saya jadi belum tahu keputusannya,” katanya.

Ia berharap, BPN bisa segera menindaklanjuti permasalahan ini dan segera membayarkan pembebasan lahannya. Jika berkaca pada kasus Tangerang Selatan, harusnya ada payung hukum yang bisa menguatkan pembebasan lahan tersebut.

Thoat juga mengakui lahan sekitar 400 meter persegi dan dihuni oleh tujuh Kepala Keluarga itu juga sudah tidak memiliki akses jalan. Di bagian belakang rumah terhalang tembok perumahan. Sedangkan di bagian depan dibangun jalan Tol JORR.

Sebelumnya, sekelompok kecil warga di lingkungan RT 005/001, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, yang kondisinya hingga kini masih merasa ‘disiksa’ proyek JORR. Penderitaan yang telah dirasakan sejak bertahun-tahun lalu tersebut. (can)