Utang Luar Negeri Indonesia Capai USD 358,7 Miliar

39
Ilustrasi Uang

JAKARTA-Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2018 tumbuh melambat. ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2018 tercatat sebesar 358,7 miliar dolar AS, terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 184,7 miliar dolar AS serta utang swasta sebesar 174,0 miliar dolar AS.

ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2018 tersebut tumbuh sebesar 8,7% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang mencapai 10,4% (yoy),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Agusman

Menurutnya, perlambatan pertumbuhan ULN tersebut disebabkan oleh ULN sektor pemerintah dan sektor swasta yang tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Selain untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kegiatan produktif dan investasi, ULN pemerintah juga digunakan untuk turut mendukung komitmen terhadap pendanaan hijau yang ramah lingkungan.

Hingga akhir triwulan I 2018, ujarnya ULN pemerintah tercatat sebesar 181,1 miliar dolar AS yang terdiri dari SBN (SUN dan SBSN/Sukuk Negara) yang dimiliki oleh non-residen sebesar 124,8 miliar dolar AS dan pinjaman kreditur asing sebesar 56,3 miliar dolar AS.

“ULN Pemerintah pada akhir triwulan I 2018 meningkat 3,8 miliar dolar AS dari triwulan sebelumnya,” katanya.

Peningkatan tersebut terutama bersumber dari penerbitan Global Sukuk sebesar 3 miliar dolar AS, yang di dalamnya termasuk dalam bentuk Green Bond atau Green Sukuk Framework senilai 1,25 miliar dolar AS sejalan dengan komitmen pendanaan hijau yang ramah lingkungan.