BSB Genjot Gadai Emas Hingga Rp4 M

Selasa 26 Mar 2013, 6 : 52 pm
halomalang.com

JAKARTA-Bank Syariah Bukopin (BSB) lebih memfokuskan bisnis gadai emas ini untuk membidik para peritel kecil hingga mencapai Rp4 miliar. Meski potensi ini masih terbatas. Namun pasarnya terbuka sangat lebar. “Gadai emas ini di fokuskan untuk nasabah ritel, pasarnya menjadi relatif terbatas, BSB belum signifikan menyebutkan targetnya, sekitar Rp3 miliar-Rp4 miliar, sambil menunggu potensi yang ada,” kata Direktur Utama Bank Syariah Bukopin (BSB) Riyanto di Jakarta,Selasa,(26/3).

Oleh karena itu, lanjut Riyanto, guna menambah pelayanan kepada para nasabah Bank Syariah Bukopin (BSB) akan segera melaunching outlet gadai emas. Pasalnya, saat ini BSB baru memiliki cabang kecil penggadaian emas di wilayah Salemba. “Gadai emas akan segera kita launching, khususnya jasa ini untuk melengkapi pelayanan Bukopin kepada nasabah kita,” tambahnya

Lebih jauh kata Riyanto, outlet ini dibuka untuk melengkapi pelayanan BSB. Masalahnya, baru satu cabang dibangun di Salemba. Adapun fokusnya, akan difokuskan untuk melayani kebutuhan nasabah ritel.

Selain itu, Riyanto mengungkapkan BSB masih fokus dengan kredit kendaraan bermotor. BSB juga belum fokus untuk biaya KPR. “Karena kita masih melihat persaingan untuk berkompetisi, masih menunggu potensi, karena pricing bank-bank besar sangat repot untuk kita hadapi,” imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Hari ini Saham BBCA Hasil Stock Split Resmi Diperdagangkan

Jajaran Direksi BBCA Kompak Beli Saham Perusahaan

JAKARTA-Saat pergerakan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Menko Puan: Revolusi Mental di Kalangan Pers Diperlukan

JAKARTA-Kebebasan dan kemerdekaan pers merupakan syarat utama sebuah negara demokratis.