Bursa Eropa Bergerak Negatif

JAKARTA-Saham-saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada hari Jumat seiring meningkatkan kewaspadaan investor menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) AS yang krusial. Data Non Farm Payrolls AS bulan Juli dijadwalkan rilis pada hari ini, yang diharapkan akan dapat memberikan beberapa petunjuk tentang apakah Federal Reserve akan menjadi bank sentral utama pertama yang menaikkan suku bunga.
Di London, indeks acuan FTSE 100 merosot 0,15 persen menjadi diperdagangkan di 6.6737,23 poin. Indeks DAX 30 di Frankfurt turun 0,20 persen menjadi 11.561,37 poin dan indeks CAC 40 di Paris kehilangan 0,08 persen dibandingkan dengan penutupan Kamis (06/08) menjadi berdiri di 5.187,87 poin. Pasar saham Eropa berakhir lebih rendah pada Kamis. Namun, setelah kehilangan hampir 20 persen dalam tiga hari sebelumnya menyusul penutupan selama lima minggu, indeks ATHEX di Yunani berakhir 3,65 persen lebih tinggi.
Di sisi earnings, perusahaan asuransi terbesar di Eropa, Allianz, melaporkan perolehan laba kuartal ke-2 yang lebih tinggi dari perkiraan di tengah berlanjutnya pelemahan pada unit bisnis pengelolaan obligasi. Allied Irish Bank juga membukukan kenaikan hampir 3 kali lipat dalam laba semester pertama. Sedangkan rumah taruhan William Hill melaporkan penurunan laba operasional semester pertama.
Sementara data ekonomi zona Euro yang dirilis hari Jumat memperlihatkan hasil yang mixed, dengan ekspor Jerman mencatat penurunan yang lebih besar dari perkiraan pada bulan Juni. Bersama penurunan output industri, data tersebut mensinyalkan terjadinya perlambatan pada ekonomi terbesar di blok Euro. Sebaliknya, output industri Spanyol meningkat pada kecepatan tahunan 4,5% di bulan Juni. Yang menjadi kenaikan tahunan tertinggi sejak Maret 2010.
DAX Jerman sejauh ini terpantau melemah sekitar 0,5%, diikuti oleh CAC40 Perancis yang kehilangan 0,4%. Di Inggris, FTSE tergelincir 0,1%. (sumber www.monexnews.com)

Baca :  OJK Rilis SE Buyback 20% Saham Tanpa RUPS