Daisy Chahyadi: Cewek Manis Pelari Ekstrim

Monday 30 Nov 2015, 7 : 00 pm
by

Melihat wajahnya yang cute, orang tidak akan menyangka dia adalah peserta LARI EKSTRIM keliling Jakarta berjarak 64 km dengan waktu tempuh 12 jam.

Hadir dalam konferensi pers di SMA Kanisius, Jakarta bersama Panitia Canirunners dari Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ), Jumat (27/11), Daisy Chahyadi menjadi daya tarik tersendiri.

Ternyata, gadis lulusan perguruan tinggi perhotelan di Sidney, Australia itu memang gemar olah raga dan bahkan menggeluti bisnis pusat pelatihan olah raga boxing dan Muaythai.

“Sejak dulu saya menyukai olah raga yang sifatnya memompa jantung, menantang adrenalin. Lari adalah olahraga murah meriah namun sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Tidak perlu dipertanyakan apakah dengan lari kemudian kelak menjadi juara atau tidak yang paling penting adalah badan sehat, semangat kerja tinggi dan tentu penuh dinamika,” ujar penggemar ketoprak ini.

Lebih dari 400 pelari sudah mendafarkan diri menjadi peserta dalam marathon yang dinamakan CK64 yang akan berlangsung pada tanggal 5 Desember 2015 dari pukul 21.00.

Acara ini diadakan untuk mengumpulkan dana pendidikan Sekolah Kejuruan Industri Perkayuan PIKA , Semarang, yang tergabung dalam asosiasi lembaga pendidikan yang dikelola para Pastor Jesuit.

Bersama kakaknya yang alumnus Kolese Kanisius, ia menjadi peserta lari ekstrim yang bukan main-main.

Jarak tempuh 64 km keliling Jakarta, dimulai pukul 21.00 dan akan selesai pukul 07.00 keesokan harinya, lari ekstrim bukan olah raga ringan dan dibutuhkan stamina yang prima.

Event lari  ini bukan pertama kali, tetapi dua belas jam berlari sekalipun diberi waktu istirahat, tetap saja bukan olah raga yang ringan.

“Olah raga pemompa jantung saya sangat menggemari. Sehingga saya menjalani bisnis pelatihan boxing dan Muaythai. Ada 500 anggota yang terdaftar dalam perkumpulannya. Saya menekuni lari secara serius pada tahun 2014 dan kalau memungkinkan saya ingin ikut lomba lari yang menantang. Ini bukan soal kecepatan tetapi soal kestabilan,” ujar Daisy yang menggemari minum kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pakde Karwo : Jatim Siap Jadi Superkoridor MEA 2015

SURABAYA-Provinsi Jawa Timur (Jatim) siap menjadi superkoridor Masyarakat Ekonomi Asean
I Nyoman Parta

Holding BUMN Pangan Didesak Berani Lawan Mafia Impor

JAKARTA-Kalangan DPR mendesak Holding BUMN Pangan, ID food atau  Rajawali