Direktur Utama PermataBank Mundur

Friday 20 Dec 2013, 6 : 20 pm
by

JAKARTA-Direktur Utama (Dirut) PermataBank,  David Martin Fletcher mengundurkan diri dari posisinya  setelah lebih dari empat tahun berkarya di bank yang merupakan hasil merger dari 5 bank, yaitu Bank Bali, Bank Universal, Bank Artamedia, Bank Patriot dan Bank Prima Ekspress pada tahun 2012 lalu.  Pengunduran dirinya akan efektif pada tanggal 17 Februari 2014 dan telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PermataBank.

Wakil Direktur Utama Herwidayatmo akan merangkap sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama sambil menunggu penunjukan Direktur Utama yang baru oleh Pemegang Saham dan persetujuan dari regulator.

Selain hal tersebut di atas, Pemegang Saham juga menyetujui pengangkatan dua bankir terkemuka Indonesia dengan pengalaman yang luas sebagai anggota Direksi.

Pemegang Saham menyetujui pengangkatan Bianto Surodjo untuk meneruskan kepemimpinan Lauren Sulistiawati sebagai Direktur Retail Banking yang telah mengundurkan diri efektif pada tanggal 19 September 2013 untuk berkarier di tempat lain. Sebelum nominasi ini, Bianto menjabat sebagai Head Retail Liabililty, Wealth Management dan e-Channel di PermataBank.

Achmad Kusna Permana, seorang bankir terkemuka Indonesia lainnya dengan pengalaman yang luas, telah ditunjuk sebagai Direktur Unit Usaha Syariah, mencerminkan semakin pentingnya peran perbankan Syariah di dalam Bank. Permana sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perbankan Syariah di PermataBank.

Komisaris Utama PermataBank Neeraj Swaroop  menyampaikan penghargaan yang tulus kepada David Fletcher atas kontribusi, dedikasi dan kepemimpinannya yang sangat baik. Di bawah kepemimpinannya, PermataBank telah mencapai kemajuan yang signifikan dan memperkuat posisinya sebagai bank terkemuka di Indonesia melalui berbagai inovasi dan terobosan yang dilakukan. “Dia meninggalkan PermataBank dalam posisi dan kondisi yang sangat baik dan kerja keras beliau akan terus tercermin dalam pertumbuhan PermataBank ke depan,” ujarnya.

David Fletcher  PermataBank berharap agar berada dalam posisi yang baik dan akan terus tumbuh dan berkembang menyampaikan, “Merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi saya untuk dapat memimpin organisasi yang mengagumkan ini dalam empat tahun terakhir,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Direktur Utama PermataBank Herwidayatmo, menjelaskan persetujuan PUT VI dan pengangkatan dua Direktur baru ke dalam tim menunjukkan dukungan yang kuat dari pemegang saham untuk PermataBank dan strategi jangka panjangnya. “Nominasi Bianto Surodjo dan Achmad Kusna Permana menunjukkan investasi berkelanjutan PermataBank terhadap Sumber Daya Manusianya dengan melakukan identifikasi, pembinaan dan pengembangan talenta dari dalam organisasi. Profesionalisme dan pengalaman dari dua Direktur baru tersebut akan mempercepat pertumbuhan Perbankan Ritel dan Unit Usaha Syariah ke tahap selanjutnya,” jelasnya..

Tidak ada perubahan dalam susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah.

RUPSLB menyetujui komposisi baru Dewan Direksi sebagai berikut:

Direksi

–       Direktur Utama                                   : David Fletcher*

–       Wakil Direktur Utama                         : Herwidayatmo**

–       Direktur Kepatuhan                             : Mirah Wiryoatmodjo

–       Direktur                                               : Sandeep Kumar Jain

–       Direktur                                               : Indri K. Hidayat

–       Direktur                                               : Michael Coye

–       Direktur                                               : Roy Arman Arfandy

–       Direktur                                               : Tjioe Mei Tjuen

–       Direktur                                               : Bianto Surodjo***

–       Direktur Direktur Unit Usaha Syariah : Achmad Kusna Permana****

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Putut: The New Normal, Wujudkan The New Indonesia

JAKARTA-Protokol New Normal yang diputuskan pemerintah untuk diberlakukan harus dilihat

Tekan Impor Minyak, Produksi Mobil Listrik Harus Dipercepat

JAKARTA-Pengembangan dan produksi mobil listrik harus dipercepat implementasinya. Hal ini