e-Commerce Raksasa China Siap Rambah Pasar Indonesia

ilustrasi

BEIJING-e-Commerce raksasa China, Jumore yang dijuluki sebagai ‘The Next Alibaba’ di negara asalnya siap merambah pasar Indonesia. Jumore merupakan platform digital yang bergerak khusus dalam pengadaan rantai pasok untuk perusahaan industri dan perdagangan global.

Saat ini, E-Commerce sedang mencari mitra atau ‘jodohnya’ untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. “Kita siap carikan jodohnya di Indonesia. Tetapi tadi kita minta kriteria-kriterianya apa saja,” ujar Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nurul Ichwan menerima Pendiri dan Chairman Jumore E-Commerce Eric Lu, di Kedutaan Besar Indonesia di Beijing, RRT, dalam keterangan resmi pada media, Beijing, China, Kamis

Nurul didampingi Anggota Komite Investasi BKPM Rizal Calvary Marimbo.

Baca :  Danamon Alokasikan Rp 4,5 M Untuk Aksi Kepedulian Lingkungan

Dihari yang sama, BKPM juga menerima Asosiasi Pengusaha Wood and Wood Product Shandong dan Chairwoman Brilliant Dream International Culture Development Co, Sophia Liu. Pertemuan difasilitasi oleh Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun.

Jumore yang dijuluki ‘The Next Alibaba’ di China merupakan platform digital supply chain khusus untuk perusahaan industri dan perdagangan global. Saat ini, Jumore telah hadir di 157 negara dengan online user mencapai 1,5 juta di seluruh dunia.

Jumore menghubungkan rantai pasok industri dari hulu sampai hilir serta mempertemukan dengan pelaku-pelaku industri dan perdagangan dari seluruh dunia.

“Saat ini ada 70 juta perusahaan yang sudah bergabung di Jumore, tentu kita harapkan sesuai dengan upaya pemerintah melakukan reindustrilisasi, sehingga produk-produk asal Indonesia bisa terhubung dengan pembeli dari luar,” ujar Nurul.

Baca :  FGSBM : Kebijakan Upah Padat Karya Menunjukkan Pemerintah Pro Investor

Jumore ingin membangun kantor cabangnya di Indonesia. Sebab itu, Jumore mencari mitra dengan beberapa kriteria, antara lain mampu membangun kerjasama dengan BUMN, membangun jaringan dengan asosiasi industri di berbagai bidang, dan mampu meraih dukungan kuat dari pemerintah.

Terkait nilai investasi di Indonesia, Jumore belum bisa menyebut nilainya.