IHSG Diprediksi Teruskan Tren Naik, Koleksi ELSA, JSMR, WOOD dan ERAA

Monday 24 Jul 2023, 11 : 58 am
by
UNVR, ASII, BBCA, AALI, BSDE, TLKM, SMGR
Ilustrasi

Adanya intraday gap pada perdagangan di akhir pekan lalu (21/7) memungkinkan terjadinya pergerakan mixed.

Namun dengan tren yang ada saat ini, jelas William, WH Project menilai bahwa IHSG akan bergerak dalam kecenderungan menguat.

“Di awal pekan ini diperkirakan pelaku pasar akan wait and see pada keputusan suku bunga The Fed”.

Secara teknikal, lanjut dia, pergerakan IHSG terlihat cukup jelas untuk bertahan di atas support trend line.

Terbentuknya intraday gap pada akhir pekan lalu menunjukkan kondisi yang kurang bagus, sehingga pada awal pekan ini terdapat peluang untuk menutup gap.

“Namun dari tren yang terbentuk sepekan terakhir, arah pergerakan IHSG masih menguat,” tegasnya.

Baca juga :  IHSG Naik 0,48% Dekati Level 7.100 di Awal Pekan

William menambahkan, sentimen saat ini adalah, keputusan suku bunga The Fed dalam rapat 25-26 Juli 2023.

“Hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi untuk bergerak mixed dalam kecenderungan menguat, dengan range pergerakan di level 6.800-6.921,” ujarnya.

Dia menegaskan, untuk perdagangan hari ini WH Project merekomendasikan kepada para pelaku pasar agar mengakumulasi pembelian saham ELSA, JSMR, WOOD dan ERAA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

8 Korporasi dan 3 Bank BUMN Dukung Transaksi Lindung Nilai

Hal ini tercermin dari peningkatan porsi transaksi derivatif di pasar

Tersandung Lemahnya Permintaan AS dan Tiongkok, Harga Minyak Dunia Tergelincir

Adapun pemicu penguatan greenback adalah komentar pejabat Federal Reserve (The