Industri Minta Kompensasi Kenaikan Listrik

Wednesday 4 Jun 2014, 8 : 59 pm

JAKARTA-Kalangan industri menjerit akibat kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk industri menengah I-3 dan I-4 mulai Mei 2014 lalu. “Kalau listrik naik lagi, saya minta kompensasi, dan  mudah-mudahan bisa menjadi relaksasi industri agar tidak terlalu berat,” kata Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur (BIM) Kementerian Perindustrian, Harjanto di Jakarta, Rabu (4/6)

Menurut Harjanto, kompensasi itu dalam bentuk pemberian keringanan kepada para industri, misalnya soal pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan bea impor bagi industri yang memerlukan bahan baku impor tinggi dan bea ekspor.

Lebih jauh Harjanto, pemerintah diharapkan memberikan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mengurangi biaya operasional industri.  “Namun masalah ini sepertinya terlambat, jadi tunggu dulu saja, yang penting kami akan terus berusaha demi mereka,” terangnya

Baca juga :  Kebijakan Tak Jelas, Petani Tebu Segera Gulung Tikar

Seperti halnya diketahui, pemerintah kembali berencana untuk menaikan besaran tarif listrik bagi industri guna menekan pembengkakan subsidi yang kini merongrong besaran defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014. Kenaikan tersebut akan dibahas dalam pembahasan lanjutan APBN Perubahan bersama DPR RI.

Kenaikan tarif listrik berlaku mulai Mei 2014 yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No 9/2014 tentang tarif tenaga listrik yang disediakan oleh PT PLN (Persero). Industri golongan I-3 merupakan industri menengah yang memiliki tegangan menengah dengan daya di atas 200 kVA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

ISKA: 2015, Tahun Sulit Bagi Pemerintah

JAKARTA-Ketum Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Muliawan Margadana

Industri Asuransi Syariah Optimis Bertumbuh 30% di 2016

JAKARTA-Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Adi Permana mengaku optimis