Jokowi Belum Terkalahkan

JAKARTA- Elektabiltas Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden RI masih belum terkalahkan jika pemilihan presiden digelar saat ini juga. Berdasarkan survei Alvara Research Center, dukungan terhadap Gubernur DKI itu kian tidak terbendung bahkan menempati posisi pertama dengan prosentasi  25,9%.  Di posisi kedua ada Prabowo Subianto 9,2%, Aburizal Bakrie dengan perolehan suara 7,6% menempati posisi ketiga dan di posisi empat diisi Megawati Soekarnoputri7,2%, serta Wiranto 7,1 % di urutan kelima.

Hal itu muncul dalam rilis survei Alvara Research Center, “Survei Popularitas, Citra, dan Elektabilitas Partai dan Calon Presiden” di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (28/10). “Hanya Jokowi  yang memiliki tingkat kelayakan menjadi capres di atas 20 persen sementara kandidat lainnya tidak mampu menembus 10 persen,” kata pendiri dan CEO Alvara Hasanuddin Ali.

Sementara itu, diposisi keenam, Jusuf Kalla (4,0 persen), posisi ketujuh Dahlan Iskan (2,7 persen), posisi kedelapan,  Rhoma Irama (1,4 persen), posisi kesembilan, Hatta Rajasa  (1,2 persen), poisisi kesepuluh Mahfud MD (1,0 persen), tokoh lainnya (3,2 persen), dan yang belum menentukan pilihannya sebanyak 29,5 persen.

Sedangkan untuk popularitas calon presiden dalam survei itu menempatkan Aburizal Bakrie sebagai calon yang paling populer dengan persentase 78,4 persen. Diikuti oleh Joko Widodo (76 persen), Prabowo Subianto  (66,3 persen), Wiranto  (62,5 persen), Megawati (62,4 persen). “Ical memiliki popularitas paling tinggi. Ini hasil dari banyaknya iklan yang digelontorkan tim suksesnya lewat berbagai media. Namun ini tidak berkorelasi dengan elektabilitasnya,” kata Hasanuddin.

Menurut dia, popularitas Ical tidak bisa mampu menjalin ikatan emosi pemilih. Justru dengan cara-cara Jokowi sebagai pemimpin di DKI Jakarta yang membuat pemilih bersimpati. “Memilih itu masalah hati. Meski iklannya banyak, Ical tidak berhasil membangun ikatan emosi dengan pemilih. Berbeda dengan Jokowi yang langsung blusukan, itu yang membuat responden memilihnya,” ujar Hasanuddin lebih lanjut.

Survei Alvara Research Center ini dilaksanakan pada tanggal 24 September – 13 Oktober 2013 di 10 kota di Indonesia. Metode wawancara face to face interview dengan jumlah sample 1.533 responden “Selain itu, responden juga memilih Jokowi sebagai tokoh yang mampu membawa perubahan dan tegas untuk memberantas korupsi, ” tutup Hasanudin

Survei Alvara, dilakukan dengan wawancara langsung kepada 1553 responden berusia 20-54 tahun di semua kelas sosial ekonomi dengan margin of error 2,5 persen. Survei dilaksanakan pada 24 September – 13 Oktober 2013 di 10 kota di Indonesia, Medan (143), Palembang (150), Balikpapan (145), Manado (85), Makassar (150), Jabotabek (310), Bandung (152), Semarang (142), dan Surabaya (148).

Berikut daftar hasil survei elektabilitas capres berdasarkan survei Alvara Research Center:
1. Joko Widodo: 25,9%
2. Prabowo Subianto: 9,2%
3. Aburizal: 7,6%
4. Megawati: 7,2%
5. Wiranto: 7,1%
6. Jusuf Kalla: 4,0%
7. Dahlan Iskan: 2,7%
8. Rhoma Irama: 1,4%
9. Hatta Rajasa: 1,2%
10. Mahfudz MD: 1,0%

Berikut adalah urutan capres paling populer versi Alvara Research Center

1. Ical: 78,4 %
2. Jokowi: 76,0 %
3. Prabowo: 66,3 %
4. Wiranto: 62,5 %
5. Megawati: 62,4 %
6. Jusuf Kalla: 52,4 %
7. Dahlan Iskan: 36,3 %
8. Surya Paloh: 32,7 %
9. Hatta Radjasa: 28,9 %
10. Mahfud MD: 24,1 %
11. Rhoma Irama: 20,8 %
12. Marzuki Alie: 10,6 %
13. Lainnya: 49,3 %