Jomari Usul 5 Nama Calon Menteri Dari NTT

Relawan Jokowi
Ilustrasi

JAKARTA-Relawan Jo’mari Flobamora (Jokowi Ma’ruf Amin dari daerah Flores, Sumba, Timor, Alor) mengusulkan lima nama putra Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Kabinet Indonesia Kerja Jilid II. Hal ini sekaligus membantu Pemerintahan Jokowi dalam upaya mempercepat pembangunan Indonesia.

Kelima figur tersebut adalah Komjen Pol. (Purn) Gorries Mere, Andi Gani Nena Wea, Francisia Saveria S. Ery Seda, Johnny G Plate, dan Yosef D. M. Djakababa.

“Kelima nama itu cukup menonjol dalam pembahasan internal relawan dan pengurus Jo’mari Flobamora,” kata Mikael Umbu Zasa selaku Ketua Tim Relawan Jo’mari dalam keterangan persnya, Selasa (27/8).

Gorries Mere merupakan Staf Khusus Presiden saat ini yang intens mendukung Jokowi di balik panggung politik khususnya di bidang Intelkam.

Baca :  Tolak Program Amnesti, Ditjen Pajak Sandera Penunggak Pajak di Tarutung

Sedangkan Andi Gani Nena Wea merupakan Presiden KSPI, salah satu organisasi buruh yang mempunyai pengaruh di dunia tenaga kerja dan menjadi garda terdepan di panggung perdebatan Pilpres 2019.

Di mata Mikael, Andi Gani yang juga Komisaris Utama PT PP (Pembangunan Perumahan) ini bisa mewakili profesional dan kelompok milenial dalam jajaran kementerian Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dr. Ery Seda adalah akademsi andal yang banyak terlibat dalam bidang pendidikan dan pengembangan masyarakat. Dia adalah intelektual dan pemerhati sosial mumpuni yang bisa membawa angin perubahan.

Johnny G. Plate yang kini menjabat sebagai Sekjen Partai Nasdem sekaligus anggota DPR RI ini dianggap sebagai tokoh yang punya peran penting selama masa kampanye khususnya di ruang publik sebagai wakil ketua TKN.

Baca :  Tahun Depan, Dana Antisipasi Kebakaran Lahan Ditambah Rp650 Miliar

Sementara di mata Mikael, Dr Yosef D M Djakababa, salah satu pemuda, putra terbaik dari Pulau Sumba mempunyai integritas dan kompetensi.

“Yosef DM Djakababa, adalah dosen UI, ahli sejarah Internasional dan pencinta dunia pendidikan dan kebudayaan bisa menjadi bahan pertimbangan Pak Jokowi,” ujar Mikael Umbu Zasa.

“Kehadiran kelima tokoh asal NTT ini diharapkan memberi sumbangan penting dalam Pemerintahan Jokowi dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam mempertahankan dan menyuburkan nasionalisme serta melawan paham radikalisme,” katanya.

“Kami orang NTT ingin memberikan yang terbaik bagi pembangunan negeri ini melalui anak-anak yang lahir dari rahim NTT. Mereka adalah pekerja keras dan memiliki totalitas prima,” pungkas Mikael.

Baca :  Presiden: Ketersediaan Air Kunci Ketahanan Pangan