Langgar PSBB, Satpol PP Tangsel Segel 332 Tempat Usaha

Satpol PP Tangsel Segel Ratusan Tempat Usaha Selama PSBB

TANGERANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyegel 332 tempat usaha lantaran melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kurang lebih 332 badan usaha yang disegel sampai hari Kamis kemarin,” terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangsel, Mursinah, Jumat8 Mei 2020.

Diterangkan mantan Camat Serpong ini, aturan dari pelaksanaan PSBB di Tangsel, sudah sangat jelas. Utamanya, yang mengatur operasional badan usaha selama penerapan PSBB berjalan.

“Pada Pasal 10 huruf c regulasi Perda nomor 13 tahun 2020. Mengecualikan 11 badan usaha boleh tetap beroperasi melayani masyarakat selama PSBB. Seperti toko kebutuhan pangan sehari-hari, energi, jasa keuangan, dan lain-lain. Diluar itu, melanggar dan kami berikan sanksi tegas berupa penyegelan tempat usaha,” ucapnya.

Baca :  RKP 2021, Pemerintah Perkuat Sektor Kesehatan

Menurut dia, tindakan tegas itu dilakukan karena pengelola usaha, tidak mengindahkan peraturan agar tutup sementara selama PSBB diberlakukan. 

“Sekarang masih berjalan tim kami ke 7 wilayah kecamatan. Untuk jumlah, jenis usaha yang disegel nanti kami kalkulasi jumlah termasuk dengan penindakan hari ini,” jelas Mursinah