LPKR Catatkan Laba Bersih di 2023 Sebesar Rp50,14 Miliar

Tuesday 26 Mar 2024, 10 : 58 pm
by
THR
Ilustrasi

JAKARTA – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) sepanjang 2023 membukukan laba bersih Rp50,14 miliar atau berbanding terbalik dengan capaian di sepanjang 2022 yang mencatatkan rugi bersih Rp2,33 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Selasa (26/3), total pendapatan bersih LPKR di 2023 mencapai Rp16,85 triliun atau bertumbuh 14,86 persen dibandingkan dengan perolehan di sepanjang 2022 yang sebesar Rp14,67 triliun.

Pada Tahun Buku 2023, LPKR hanya mencatatkan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 11,27 persen (year-on-year) menjadi Rp9,48 triliun, sehingga laba bruto emiten properti ini melesat 19,84 persen (y-o-y) menjadi Rp7,37 triliun.

Sementara itu, laba usaha LPKR di 2023 tercatat Rp3,69 triliun atau meroket 3.167,1 persen dibandingkan setahun sebelumnya yang cuma Rp113,06 miliar.

Lonjakan ini terutama dipengaruhi oleh capaian pada pos penghasilan lainnya sebesar Rp1,24 triliun atau melambung 826,6 persen (y-o-y), sedangkan beban lainnya hanya Rp374,59 miliar atau menurun 79,9 persen (y-o-y).

Adapun laba sebelum pajak yang dibukukan LPKR di sepanjang 2023 mencapai Rp1,26 triliun atau berbanding terbalik dengan posisi di sepanjang 2022 yang mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp1,89 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2023 yang senilai Rp611,12 miliar, maka laba tahun berjalan LPKR menjadi Rp653,7 miliar.

Seperti diketahui, pada Tahun Buku 2022 perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan mencapai Rp2,33 triliun.

Untuk periode yang berakhir 31 Desember 2023, emiten yang dikendalikan oleh PT Inti Anugerah Pratama ini membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp50,14 miliar atau berbanding terbalik dengan kondisi pada Tahun Buku 2022 yang menderita rugi bersih Rp2,33 triliun.

Per 31 Desember 2023, total liabilitas LPKR tercatat Rp29,96 triliun atau bisa ditekan 2,51 persen (y-o-y), sedangkan jumlah ekuitas hingga akhir Desember 2023 sebesar Rp19,61 triliun atau bertumbuh 2,46 persen (y-o-y).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Nasabah Dimudahkan Dengan 45.000 ATM Link

JAKARTA-Seorang nasabah sedang melakukan transaksi di ATM Link. Demi mendekatkan

Ekspansi Kredit, Bank Neo Commerce Siap PUT Senilai Rp500 Miliar

JAKARTA-Manajemen PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akan melakukan penawaran