Luncurkan Produk Baru Via Eranyacloud, AWAN Perluas Bisnis melalui Strategi GTM

Sunday 12 Nov 2023, 2 : 58 pm
by
Shaanee P. Harjani, Direktur Utama AWAN optimis pertumbuhan bisnis meningkat di 2024 melalui strategi GTM (go-to-market), company branding, berkolaborasi dengan partner SaaS-based technology providers lokal & internasional dan dengan Software as a Service (SaaS) company.

JAKARTA-PT Era Digital Media Tbk (AWAN) memperluas bisnis melalui strategi Go-to-Market (GTM) dengan meluncurkan produk baru melalui Eranyacloud.

Hal ini terungkap saat AWAN menggelar paparan publik (public expose) di Jakarta.

Pada kesempatan ini, AWAN memaparkan perkembangan terkini Perseroan termasuk kinerja PT Era Digital Media Tbk sampai akhir triwulan ketiga tahun 2023 (9M-2023) dan prospek tahun 2024.

AWAN sukses melakukan IPO pada 18 April 2023 dengan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 30x dengan pembelian melalui e-IPO mencapai Rp2,4 triliun.

Sampai akhir Oktober 2023 harga saham AWAN telah meningkat sampai dengan 180%  sejak IPO.

Perseroan memiliki tiga bisnis utama yaitu mobile content dan games;  OTT dan produksi konten; serta infrastruktur komputasi cloud melalui entitas anak, dimana AWAN merupakan Perusahaan penyedia mobile digital entertainment yang berkomitmen untuk menciptakan inovasi di sektor VAS (Value Added Service) melalui kerjasama dengan perusahaan telekomunikasi.

PT Era Digital Media Tbk telah berlisensi sejak 2016 dan ada lebih dari 2 juta pelanggan berbayar per 31 Oktober 2023.

Perseroan juga sudah bekerjasama dengan semua operator telekomunikasi di Indonesia dengan akses pembayaran langsung ke 300 juta telepon seluler.

Direktur Utama AWAN, Shaanee P. Harjani menyatakan, saat ini AWAN melalui anak usaha Eranyacloud memiliki beberapa produk baru seperti Database as a Service (DBaaS), S3 Object Storage, Private Cloud dan The Eranyacloud Console.

“Dengan adanya produk baru tersebut, Perseroan selalu berupaya memberikan produk dan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di Indonesia,” jelasnya.

AWAN juga memaparkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2023 (9M-2023) dimana Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp23,1 miliar dan laba kotor Rp13,6 miliar.

Pendapatan dari segmen pengolahan data/cloud meningkat sebesar 35,8 % menjadi Rp9,1 miliar dibandingkan periode yang berakhir pada 31 Desember 2022, sedangkan untuk pendapatan di segmen digital sebesar Rp12,1 miliar.

Total aset Perseroan meningkat tajam sebesar 291% dari Rp24,6 miliar pada 31 Desember 2022 menjadi Rp96,2 miliar pada 30 September 2023, serta total liabilitas yang meningkat 35% menjadi Rp 5,2 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung Sudah Capai 73%

JAKARTA-Presiden Joko Widodo meninjau proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Selasa

DBS Limpahkan SGD 1 Miliar Dukung Komunitas Rentan dan Tingkatkan Dampak Sosial

JAKARTA-DBS Bank Ltd (Bank DBS) mengumumkan mengucurkan dana hingga SGD