Pemenang Tender ERP Pelindo IV Sangat Tidak Wajar

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi

JAKARTA-Proses tender pelelangan pekerjaan pengadaan dan implementasi Enterprise Resources Planning (ERP) di PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) sangat tidak wajar. Diduga, pemenang tender poyek ini sejatinya sudah ditentukan sejak awal.

“Baik panitia dan perusahaan pemenang diduga sudah kongkalingkong dari awal. Proses tender ini tak lebih sandiwara untuk menjustifikasi proses tender memenuhi syarat saja. Padahal, perusahaan yang dekat dengan penguasa sudah pasti menjadi pemenang tender,” ujar Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Rabu (6/1).

Seperti diketahui, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mengadakan tender terbuka melalui iklan di Koran untuk mengikuti Paket Pelelangan Umum dengan Pre Kualifikasi secara elektronik (e-procurement). Untuk paket Pekerjaan Pengadaan dan Implementasi Aplikasi ERP pagu anggaran sebesar Rp. 24.000.000.000,- tanpa PPN 10%. Pengumuman dilakukan tanggal 17 September 2015.

Baca :  CBA: Pecat Dirut dan Komut Jasa Marga

Berdasarkan evaluasi dokumen hasil pra-kualifikasi dinyatakan bahwa 5 vendor lulus dan dapat mengikuti pelelangan yaitu JO (PT Telkom dan PT Sigma Metrasys), JO (PT Wahana Cipta Semesta, PT Eclectic Consulting dan PT Bravura Bisnis Solusi), PT Astra Graphia Information Technology, PT Abyor International dan PT Konsulindo Informatika Perdana.

Namun hasil beauty contest dan presentasi hanya 4 peserta lelang yang lulus teknis yaitu JO (Wahana Cipta Semesta, PT Eclectic Consulting dan PT Bravura Bisnis Solusi) nilai teknis 82,24. Sementara, PT Astra Graphia Information Technology nilai teknis 84,3, PT Konsulindo Informatika Perdana nilai teknis 86,48 dan PT Abyor International nilai teknis 88,99. JO (PT Telkom dan PT Sigma Metrasys) dinyatakan tidak lulus teknis.

Baca :  Uchok: Amputasi APBNP 2016 Rp 64,7 Triliun, Korbankan Rakyat

“Namun  pada 29 Desember 2015  tiba-tiba diedarkan kepada semua peserta lelang surat yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Sementara Kepala Biro Logistik PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) bahwa telah dilakukan negosiasi dengan PT Abyor Internasional dari nilai penawaran semula sebesar Rp, 17.952.400.983,- diturunkan menjadi Rp. 17.779.141.882,- dan ditunjuk sebagai pemenang pada pelelangan ini. Ini sangat sangat aneh,” sindirnya.