PermataBank Hadirkan Layanan Inovatif bagi Nasabah

Thursday 3 Apr 2014, 8 : 09 pm
by

JAKARTA-PermataBank  secara  konsisten  mengembangkan berbagai produk dan layanan inovatif sesuai dengan kebutuhan nasabah  sejalan dengan visinya menjadi “Pelopor dalam memberikan solusi finansial   yang  inovatif.  Salah satu  dari lini bisnis utama di Wholesale Banking yaitu Global Markets yang mengelola  likuiditas,  neraca,  dan  berbagai  produk  treasury memperoleh pengakuan  dari  Asiamoney  berupa penghargaan sebagai “Best Local/Domestic Credit Service Provider 2011 ? 2013”,  untuk kategori “Fixed Income Poll of Polls  for  Indonesia”. Penghargaan tersebut diberikan pada tanggal 2 April 2014  pada  acara  “Asiamoney  25th  Anniversary  Indonesia  Poll  of Polls Roundtable & Awards” yang diselenggarakan di Jakarta.

Penghargaan  tersebut  menambah  jajaran  pengakuan  puncak atas produk dan layanan PermataBank yang diterima sebelumnya di kuartal ketiga 2013 melalui jajak  pendapat  independen yang dilaksanakan oleh Asiamoney untuk kategori berdasarkan  survei  atas  lembaga/institusi  keuangan  dan  korporasi yang tersebar di lebih dari 13 negara, berupa   The Best Local Cash Management Bank (across all categories) for Small Corporates in Indonesia,   The Best Overall Domestic Cash Management Services for Medium Corporates in Indonesia,  The Best Local Currency Cash Management Services in Indonesia (By Currency IDR) voted by Financial Institutions, The Best for FX Research and Market Coverage in Indonesia voted by Corporates dan The Best Overall Domestic Provider for FX Products and Services in Indonesia voted by Corporates.

Penghargaan  dari  AsiaMoney  bagi  Global Markets tahun 2014 ini merupakan pencapaian  berulang  karena  PermataBank  Global  Markets secara konsisten memperoleh  penghargaan  yang serupa sejak tahun 2011 untuk kategori FX dan pada  tahun  2010  memenangkan  pernghargaan  sebagai Overall Best Domestic Credit   Service   Provider  in  Indonesia  untuk  kategori  Fixed  Income.

Penghargaan  ini  menjadi  bukti  kepercayaan  nasabah  sekaligus  komitmen PermataBank  untuk terus memberikan nasabah layanan yang terbaik dan solusi keuangan  yang  inovatif  melalui beragam produk Global Markets antara lain produk  FX  dan  Fixed Income seperti  FX Forward, FX Swap, transaksi Fixed Income, Interest Rate Swap dan Cross Currency Swap. “Di Global Markets kami  memberikan  solusi  dan  layanan bernilai tambah bagi nasabah melalui pemanfaatan  berbagai  instrumen  keuangan  dan pengembangan  produk  yang inovatif,  namun  dengan  tetap mengkedepankan prinsip kehati-hatian. Salah satu  produk  bernilai  tambah yang kami berikan bagi nasabah adalah produk lindung  nilai  (hedging),  yang  membantu  nasabah untuk memitigasi risiko pergerakan nilai tukar mata uang dan risiko pergerakan suku bunga,” Head Global Markets  Harry  Denis  Bader   di Jakarta, Kamis (3/4).

Hedging  bertujuan  untuk menjembatani kesenjangan (dan eksposur) arus kas maupun  jatuh  tempo antara komitmen arus kas masa depan dengan penerimaan, yang  terjadi akibat risiko pasar seperti risiko perubahan nilai tukar mata uang  maupun  risiko  perubahan suku bunga. “Solusi ini memberikan kepastian arus kas nasabah di masa yang akan datang”, jelas Harry.

Lindung  nilai atas eksposur risiko pasar akan disesuaikan dengan kebutuhan yang  berbeda-beda  dari  setiap  nasabah, untuk mengantisipasi volatilitas nilai  pasar dan menjadi efektif ketika nasabah melakukan perjanjian dengan PermataBank.  Dengan  demikian  nasabah dapat lebih fokus untuk menjalankan bisnisnya karena risikonya telah termitigasi.

Kepercayaan   nasabah  yang  dibangun  secara  berkesinambungan  ini  telah mengantarkan  PermataBank  meraih  penghargaan  “Best Local/Domestic Credit Service  Provider 2011  2013 dalam kategori Fixed Income Poll of Polls for Indonesia”.  ini  merupakan  asset  yang  harus  di  jaga, dikembangkan dan ditingkatkan  agar  nasabah  dapat  merasakan  manfaat  ketika bertransaksi dengan   PermataBank.   PermataBank   menjunjung  kepercayan  nasabah  yang mengantar pada hubungan bisnis yang berkelanjutan.

PermataBank  telah  dan  akan  terus  membangun bisnis berdasarkan hubungan kepercayaan   dengan  nasabah  dan  berkomitmen  untuk  berkontribusi  pada pertumbuhan keuangan nasabah. Lini bisnis Global Markets mendedikasikan tim yang   proaktif   untuk  membantu  nasabah  dengan  kebutuhan  mereka  yang
berbeda-beda,  sehingga  memberikan pengalaman perbankan yang memberi nilai tambah dan berkelanjutan.

Berkesinambungan

Sepanjang  tahun  2013,  PermataBank  mencatat  laba  bersih  setelah pajak (konsolidasi – diaudit) sebesar Rp. 1,726 triliun untuk tahun yang berakhir pada  31  Desember  2013,  meningkat  26% year-on-year (yoy) dari Rp. 1,368 triliun  pada  periode yang sama di tahun 2012 ditopang peningkatan kinerja operasional selama periode tersebut.

Total  pendapatan  operasional  PermataBank  naik  sebesar 12% yoy dari Rp. 5,929  triliun  di  tahun  2012  menjadi  Rp. 6,632 triliun pada tahun 2013 didorong  oleh  pertumbuhan  berkelanjutan pada pendapatan bunga bersih dan pendapatan  berbasis  biaya  (fee  based  income).  Pendapatan bunga bersih tumbuh  10%  yoy menjadi Rp. 5,378 triliun ditopang oleh pertumbuhan kredit yang  kuat  dan  peningkatan  aset  produktif.   Sementara  itu  pendapatan berbasis  biaya  naik  19%  yoy  menjadi Rp. 1,254 triliun karena perbaikan kinerja   pada   pendapatan   biaya   terkait   trade  finance,  FX  sales, Bancassurance dan Investment Services.

PermataBank  juga  mencatat  basis  pendanaan  yang  kian beragam dan terus tumbuh. Dana pihak ketiga termasuk pendanaan Syariah meningkat 27% yoy (21% yoy  bila  tidak  termasuk dampak dari depresiasi Rupiah) menjadi Rp. 132,8 triliun. Pendanaan Syariah mencatat peningkatan yang signifikan sebesar 63% yoy menjadi Rp. 11,8 triliun dari Rp. 7,2 triliun di tahun sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Utang global bond ini jika terealisasi semuanya maka nilainya mencapai 536 triliun rupiah, itu dari global bond saja. Lalu bagaimana utang Pertamina sekarang yang nilainya sudah hampir 600 triliun rupiah.

Negara Dirampok Lagi Melalui JPSK

Oleh: Salamuddin Daeng Meski pemerintah belum secara resmi menyatakan bahwa

Juliari Batubara: Presiden Ingin Pastikan Angka Kemiskinan Bisa Ditekan Terus

JAKARTA-Presiden Joko Widodo menugaskan Politisi PDI Perjuangan yang juga anggota