Saham PPGL Mentok di Titik Autorejection Atas

JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) di dicatat pada Papan Akselerasi langsung mentok di titik autorejection atas atau menguat 10 persen ke level Rp121 per saham.

Harga saham PPGL yang ditawarkan Rp110 per lembar terebut langsung melonjak ke posisi Rp121 dengan volume transaksi sebanyak 871 lot. Sehingga, pada perdagangan hari ini nilai transaksi emiten ke-33 yang tercatat di BEI selama 2020 tersebut mencapai Rp10,5 juta.

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan jasa pengurusan transportasi ini menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dengan pencatatan perdana saham ini, maka Prima Globalindo tercatat sebagai emiten ke-698 di BEI.

Baca :  IHSG Berpotensi Terkoreksi Minor, Koleksi Saham Pilihan Analis

Prima Globalindo melepas saham ke publik sebanyak 150 juta lembar atau setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dengan harga penawaran senilai Rp110 per saham, maka melalui IPO ini PPGL mampu meraup dana masyarakat sebesar Rp16,5 miliar.

“Berbagai tantangan, kendala serta kesempatan yang telah dijalani hingga menjadi salah satu perusahaan berkelas dalam pelayanan primer di bidang logistik, tentunya masih memerlukan terobosan. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah meniadl perusahaan publik agar lebih accountable, transparan dan bertanggungjawab kepada seluruh stakeholders,” kata Direktur Utama PPGL, Darmawan Suryadi di Jakarta, Senin (20/7).

Dia mengatakan, perseroan akan lebij memfokuskan bisnis pada peningkatan mutu layanan yang meliputi jasa pengurusan transportasi (freight forwarding), serta rencana pengembangan area bisnis, seperti investasi depo peti kemas.

Baca :  Laba Bersih SOCI di Kuartal-I Turun Jadi USD97,95 Ribu

Rencananya, dana hasil IPO akam digunakan untuk membiayai pekerjaan terkait jasa pengurusan transportasi ekspor sebesar 81,88 persen, sebesar 12,24 persen untuk biaya terkait pengangkutan ekspor, sebesar 5,12 persen untuk biaya terkait jasa pengurusan transportasi impor dan sebesar 0,76 persen untuk biaya terkait pengangkutan impor.

Selain mencatatkan saham perdana di BEI, Prima Globalindo juga mencatatkan 210 juta Waran Seri | yang menyertai setiap saham baru dari lPO dengan rasio 5:7