Sukses Gapai ARA di Listing Perdana, Market Cap INET Tembus Rp1 Triliun

Monday 24 Jul 2023, 12 : 44 pm
by
IPO
ILustrasi

Sebelumnya, perseroan telah sukses melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) sebanyak 1,5 miliar saham atau setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

Dengan harga penawaran umum senilai Rp101 per saham, maka melalui aksi korporasi ini perseroan berhasil menggalang dana segar melalui pasar modal sebesar Rp151,1 miliar, yang dananya akan digunakan untuk menggarap perkembangan lini bisnis INET.

Selain melakukan IPO, INET juga menerbitkan 2,1 miliar Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan.

Waran ini diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru.

Setiap pemegang lima saham baru perseroan berhak memperoleh tujuh Waran Seri I.

Baca juga :  Bursa Asia Berakhir Beragam, IHSG Naik di Level 7.237,519 di Akhir Pekan

Sedangkan, setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru INET, dengan harga pelaksanaan Rp91 per lembar.

Arif menegaskan, keputusan melakukan IPO merupakan langkah strategis bagi Sinergy Networks untuk memperkuat posisi di pasar dan memperluas layanan jaringan yang sudah sangat luas.

Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkenalkan teknologi terkini demi memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

“Berdasarkan IPO ini, kami yakin akan mencatatkan sejarah baru dalam dunia teknologi dan jaringan konektivitas. Ini adalah momen penting bagi kami dan bagi para calon investor yang ingin bergabung dalam perjalanan menuju Indonesia digital,” papar Arif.

Mengutip dari Prospektus INET, sebesar Rp90 miliar atau sebesar 60 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk melakukan setoran modal kepada entitas anak, yaitu PT Pusat Fiber Indonesia (PFI).

Baca juga :  IHSG Ditutup Menguat 0,52% di Level 7.125,307

Sedangkan, senilai Rp30 miliar atau 20 persen dana IPO untuk melakukan setoran modal kepada entitas anak, yaitu PT Data Prima Solusindo (DPS). Sisanya sebesar 20 persen untuk modal kerja INET.

Arif menyampaikan, INET merupakan perusahaan infrastruktur konektivitas yang menyediakan layanan local loop access, collocation, internet super cepat, data center dan network manage service.

Perseroan memiliki jaringan fiber optic yang mencakup 3.500 kilometer di Pulau Jawa, dengan jangkauan hingga 590 kota dan lebih dari 600 gedung.

Selain itu, INET juga menjalani partnership dengan perusahaan ternama yang menyediakan layanan internet, seperti Myrepublic, MNC Vision Network, Moratelindo, Linknet, dan ratusan ISP local lainnya.

Baca juga :  Pengaruh Faktor Negatif Domestik

Keahlian Sinergy Networks dalam menghadirkan infrastruktur internet telah membuat INET menjadi mitra pilihan utama bagi sejumlah perusahaan jasa ISP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Langgar Kampanye, BADI Laporkan Prabowo-Sandi ke Bawaslu

Hal senada, Pengacara Publik BADI Ralian Jawalsen mengatakan, Komisi Penyiaran
Kereta Cepat Whoosh

Penumpang Whoosh Membeludak di Hari Kedua Lebaran

Penumpang diharapkan untuk mengatur waktu perjalanan menuju ke Stasiun Whoosh