Mahasiswa Indonesia Sampaikan Lima Resolusi 2017

215
Konferensi pers Resoluasi Mahasiswa 2017

JAKARTA-Mahasiswa Indonesia menyampaikan 5 resolusi di 2017 ini. Resolusi ini dikeluarkan sebagai respon atas maraknya upaya-upaya yang mengganggu kebhinekaan dan kedamaian dibumi NKRI.

Adapun organisasi-organisasi kemahasiswaan yakni PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, HIKMAHBUDHI, dan KMHDI.

Turut hadir dalam acara ini, Angelo Wake Kako (PMKRI), Abdul Haris Wally (Sekjend PMII), Chrisman Damanik (GMNI),Sahat Sinurat (GMKI), Sugiaratna(HIKMAHBUDI), Putu Wiratyana (KMHDI).

Dalam konfrensi pers yang digelar di RM Handayani Matraman Jakarta Pusat, para mahasiwa ini menegaskan pernyataan sikap ini penting sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi bangsa saat ini. “Kita tidak menghendaki adanya upaya-upaya yang merusak kebhinekaan dan nilai-nilai Pancasila,” tegas Kaka khanifah selaku juru bicara agenda konferensi pers ini.

 

Adapun sikap yang disampaikan adalah sebagai berikut:

 

  1. Mendesak kepada pemerintah untuk membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) yang bertentangan dengan Pancasila.

 

  1. Mendukung pihak Kepolisian untuk menuntaskan proses hukum dugaan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh saudara M. Rizieq Shihab.

 

  1. Meminta kepada pemerintah melalui aparat hukum untuk menindak tegas para pelaku tindakan intoleran yang menganggu kedamaian kehidupan berbangsa dan bernegara seperti kasus bom di Samarinda dan pembubaran ibadah di Sabuga, Bandung.

 

  1. Menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk bersatu menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila.

 

  1. Meminta kepada pemerintah untuk menjaga marwah Negara dan mempercepat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

“Kelima poin ini kami harap segera ditindaklanjuti agar terciptanya situasi yang lebih baik di NKRI” sudah tidak ada tempat bagi tindakan-tindakan intoleran dan mengganggu rasa damai,” pungkasnya.