MKGR Calonkan Azis Jadi Ketua MPR

102

JAKARTA-Kompetisi perebutan Ketua MPR antar parpol pengusung pemerintah makin kencang. Dinamika internal Partai Golkar ternyata sangat cair. Bahkan Golkar mulai mewacanakan Azis Syamsuddin menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

“Dia sosok negarawan, gaya bicaranya tidak meledak-ledak. Jadi sangat cocoklah untuk memimpin MPR,” kata Ketua umum Masyarakat Keluarga Gotong Royong (MKGR) Roem Kono dalam diskusi di DPR, Kamis (26/9/2019).

Menurut Ketua BURT, Azis memiliki pengalaman memimpin Komisi III DPR. Bahkan latar belakangnya sebagai ahli bidang hukum dan tata negara jadi nilai tambah tersendiri.

“Meski belum ada usulan resmi dari Golkar. Namun MKGR merasa Azis menjadi Politisi Golkar yang pantas memimpin MPR,” tambahnya.

Apalagi, lanjut Roem Kono, Golkar pantas meminta jatah menjadi Ketua MPR. Karena menjadi pemenang Pemilu 2019 urutan kedua setelah PDIP.

“Sesuai asas proporsional, itu jatah Golkar. Jadi tak mungkin kita mencalonkan orang lain,” paparnya

Menurut Politisi Golkar asal Gorontalo, MKGR siap mendukung penuh kader senior seperti Aziz Syamsuddin. Apalagi kader MKGR yang menjadi anggota DPR mencapai 28 orang dari total 85 anggota DPR asal Fraksi Golkar.

“Dukungan ini, bukan semata dari Roem Kono, tapi dari seluruh kader MKGR yang ada di pelosok Indonesia,” terangnya.

Roem Kono juga menilai sebagai sosok negarawan, Ketua MPR nantinya juga akan lebih tepat kalau menunjukkan keragaman etnis yang ada dan Aziz merupakan anggota DPR terpilih dari daerah pemilihan Provinsi Lampung.

Menyinggung adanya Munas Ilegal MKGR, Roem Kono minta tak usah dibesar-besarkan. Karena itu hanya sekumpulan orang yang tak paham soal organisasi Ormas.

“Itu orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka ingin mendapatkan tiket dalam Munas Golkar dengan cara-cara premanisme,” ungkapnya.

Selain itu, Roem menjelaskan tujuan oknum-oknum itu hanya kepentingan jangka pendek semata. Yakni pelemahan terhadap Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

“Kader MKGR harus tetap berpegang teguh pada AD/ART. Karena itu, segala kebijakan organisasi harus sesuai dengan AD/ART,” imbuhnya.

Roem Kono menegaskan pihaknya tetap berpijak pada nilai-nilai yang menjadi komitmen organisasi besar.

“Kami mempercayakan kepada kader-kader bidang hukum untuk mengambil langkah-langkah hukum kepada oknum-oknum tersebut. Seluruh pimpinan MKGR harus tetap solid dan cerdas,” pungkasnya. ***