Calon Anggota DPD RI Tertangkap Saat Nyabu

Tuesday 19 Nov 2013, 9 : 04 pm
by

SURABAYA – Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nursio (43) warga Jl Babat Jerawat RT 001/03 Pakal Surabaya, harus mengubur dalam-dalam keinginannya untuk duduk di kursi wakil rakyat setelah tertangkap basah petugas Satuan Reskoba Polrestabes, saat sedang pesta sabu.

Nursio merupakan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari wilayah Jatim dengan nomor urut 21.

Saat ditangkap petugas Reskoba Polrestabes Surabaya, dirinya diketahui sedang asyik mengonsumsi sabu bersama anaknya Joko Harianto (20) dan dua rekannya, Yunus (21) warga Jl DK Jerawat dan Zaki (39) warga Jl Sememi.

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Leonard Sinambela menjelaskan keempat tersangka dibekuk dalam sebuah penggerebekan di sebuah Ruko.

Masing-masing tersangka punya peran berbeda.

“Zaki berperan mencari barang, Yunus dan Joko menyiapkan peralatan sedang Nursio yang mengaku sebagai calon anggota DPD RI sebagai penyandang dana. Mereka sudah beberapa kali berpesta bersama,” terangnya kepada wartawan, Selasa (19/11).

“Setelah mendapat sabu-sabu itu, Joko dan Yunus mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari peralatan untuk menghisap dan lainnya,” tambah Leonard.

Setelah semuanya siap, Joko langsung menghubungi ayahnya.

Tidak berapa lama, Nursio datang untuk bersama-sama pesta sabu-sabu.

“Setelah semua siap, tersangka datang dan tinggal menghisap sabu-sabu,” kata Leonard.

Berdasarkan pemeriksaan ternyata Nursiyolah yang meminta pada anaknya itu untuk membeli sabu-sabu dan dihisap bersama-sama.

Pada petugas Nursio mengaku aktivitasnya itu dilakukan agar pikirannya jernih jelang pencalonan.

“Saya hanya buat senang senang saja menjelang pencalonan sebagai anggota DPD RI. Agar otak bisa tenang dan berfikir jernih,” terangnya santai, Selasa (19/11.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Stop Rokok Ilegal, Pemkot Bekasi Bersama DJBC Gelar Operasi Gabungan

BEKASI-Pemerintah Kota Bekasi bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan
Perkuat Modal, MPPA Siap Private Placement Maksimal 752,91 Juta Saham

Harga Naik Tak Wajar, BEI Beri Sanksi Suspensi Atas Transaksi Saham CMPP

JAKARTA-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk memberikan sanksi penghentian