Ekonom Ragukan Kompetensi Agus Marto

Selasa 19 Mar 2013, 7 : 02 pm
by

JAKARTA-Pengamat ekonomi  Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Erani Yustika  meragukan kompetensi Menteri Keuangan Agus Martowardojo  menggantikan Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). “Kompetensi Pak Agus yang ada di mikroprudensial itu tidak terlalu banyak berguna untuk jabatan Gubernur BI yang akan datang. Karena, lebih berat untuk mengurusi soal makro ekonomi dan kebijakan moneter, sehingga dalam hal ini relatif kurang cocok bagi beliau di BI,” terang Erani di Gedung DPR Jakarta, Selasa (19/3).

Erani mengungkapkan, fungsi BI sudah berbeda dari yang sebelumnya, mengingat pengawasan mikroprudensial perbankan sudah dipindahkan ke Otoritas Jasa Keuangan. Dengan demikian, lanjut dia, tugas Gubernur BI yang paling penting adalah mengurusi makro ekonomi, kebijakan moneter dan sistem pembayaran, serta ditambah sedikit soal makroprudensial perbankan.

Sementara itu, jelas Erani, Agus Marto justru dianggap berkompeten dan memahami mikroprudensial perbankan. “Ini karena pengalaman dia di situ, dengan segala kekurangannya, saya rasa prestasi Bank Mandiri saat dipimpin Pak Agus cukup bagus,” ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, di Kementerian Keuangan Agus Marto cukup menguasai dari sisi fiskal. “Pengalaman kurang lebih tiga tahun di Kementerian Keuangan juga menjadi modal yang penting untuk memahami bagaimana karakteristik fiskal kita. Dan itu menjadi bahan yang penting untuk melakukan koordinasi dengan BI,” tutur Erani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

BNI Fasilitasi Kredit PT KAI Senilai Rp 595,89 Miliar

JAKARTA-BNI menjadi Agen Fasilitas untuk kredit sindikasi kepada PT Kereta

Bola Politik dan Politik Bola Sama Dashyat

JAKARTA-Menjelang Pemilu 2014 yang makin dekat, bola politik akan semakin