HEXA Siap Garap Bisnis Penyewaan Alat Berat Pertambangan Hingga Industri Pengolahan

Sunday 20 Aug 2023, 9 : 03 am
by
Hexindo Adiperkasa
PT Hexindo Adiperkasa Tbk

JAKARTA-Guna dapat merespons peningkatan kebutuhan pelanggan terhadap alat berat di industri pertambangan, pertanian, kehutanan dan konstruksi, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) berencana untuk menambah area bisnis penyewaan alat berat untuk beberapa sektor industri.

Rencana tersebut disampaikan manajemen HEXA dalam keterbukaan informasi perseroan yang dilansir di Jakarta, Jumat (18/8).

Peningkatan kebutuhan pelanggan menjadi dasar pertimbangan bagi HEXA untuk menambah bidang usaha, khususnya  dalam penyewaan alat berat di berbagai macam sektor.

Penambahan kegiatan usaha itu diharapkan bisa membuat HEXA selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan persaingan usaha yang semakin ketat di masa sekarang ini, serta mampu meraih setiap peluang usaha baru di masa depan.

Dalam keterangannya, saat ini penopang utama aktivitas operasi HEXA adalah melakukan penjualan dan penyewaan alat berat.

Jenis produk alat berat yang dijual maupun disewakan yakni, ekskavator ukuran enam ton ke atas, mini ekskavator, wheel loader dan articulated dump truck.

“Mengingat kegiatan usaha penyewaan alat berat di sektor pertambangan dan energi, konstruksi dan teknik sipil, pertanian, industri pengolahan memerlukan KBLI tersendiri dan belum dimiliki perseroan, maka atas dasar tersebut perseroan bermaksud untuk menambahkan kegiatan-kegiatan usaha jasa penyewaan,” demikian disampaikan manajemen HEXA.

Berdasarkan penilaian dan kajian dari penilai independen yang terdaftar di Kemenkeu, Kantor Jasa Penilai Tri,

Santi dan Rekan, bahwa rencana penambahan kegiatan usaha yang baru pada HEXA dinyatakan layak.

Saat ini HEXA sedang mempersiapkan tenaga ahli yang dapat mendukung penambahan kegiatan usaha tersebut.

Tenaga kerja dalam rencana penambahan kegiatan usaha berasal dari tenaga ahli yang telah bekerja di perseroan, sehingga nantinya tidak perlu ada biaya perekrutan tenaga ahli.

Guna dapat memuluskan rencana ini, HEXA harus terlebih dahulu meminta persetujuan dari para investor melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terkait penambahan bidang usaha baru, yang rencananya penyelenggaraan rapat akan digelar pada 26 September 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pidato Pertama Presiden Yoon Sebut Nama Megawati Soekarnoputri

SEOUL-Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan

Intan Fauzi: Indonesia Butuh Pemimpin Negarawan

JAKARTA-Negara Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki kualitas kepemimpinan negarawan