Kasus Hukum Ahok Bisa Jadi Bumerang Bagi Demokrasi

Sunday 18 Dec 2016, 9 : 08 pm
by
Pengamat politik Unair, Airlangga Pribadi

JAKARTA – Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi menilai Pasal 156a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang didakwakan kepada Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bisa menjadi bumerang bagi demokrasi di Indonesia.

Hal ini  tidak hanya mengancam Ahok, tetapi yang lebih dalam lagi berpeluang menghambat proses  kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia sehingga perlu dievaluasi.

“Sebetulnya,  Ahok sendiri dijerat oleh pasal yang bermasalah dalam konteks negara demokrasi. Pasal ini kerap kali digunakan untuk membatasi serta memasung kebebasan umat menjalankan ibadah keagamannya,” ujar Airlangga di Jakarta, Minggu (18/12).

Menurutnya, pasal penodaaan agama dalam konteks politik yang berlangsung sangat rentan digunakan untuk kepentingan politik.

Baca juga :  ICMI Kecam Provokasi Negara Pasifik di Papua Barat

Karena itu, majelis hakim yang menangangi perkara ini harus mandiri dan bebas dari tekanan kelompok politik tertentu.

“Kalau saya melihat, proses hukum terhadap Ahok ini sangat erat kaitannya dengan kepentingan atau interest politik kelompok tertentu yang bertarung di pilkada DKI Jakarta. Ini fakta yang tidak bisa diingkari. Salah satu indikasinya, persoalan ini diseret saat moment pilkada sedang berlangsung,” terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

300 Perusahan di Tangerang Online Dengan Aplikasi Pencaker

TANGERANG-Pemkot Tangerang berupaya menekan angka pengangguran. Salah satunya dengan meluncurkan

Menperin: Substitusi Impor Dongkrak Kejayaan Industri Keramik

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya untuk membangkitkan kembali kejayaan industri keramik