Korban Lapindo Demo Duduki Tanggul di Titik 25, Usir BPLS

Wednesday 6 Mar 2013, 1 : 51 pm
by

SURABAYA-Puluhan korban lumpur Lapindo dalam Peta Area Terdampak (PAT) kembali melakukan unjuk rasa, Rabu (6/3), menuntut ganti rugi yang belum diselesaikan. Mereka menduduki tanggul di titik 25 dan mengusir para operator excavator dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang berada di lokasi.

Unjuk rasa yang dilakukan tepat di tanggul sebelah timur kolam penampungan lapindo itu sempat diwarnai kericuhan. Pasalnya, para demonstran memaksa petugas excavator yang sedang bekerja memompa air ke Kali Porong dan Kapolres Sidoarjo yang datang melerai.

Menurut Sunarmi, warga Jatiteji, Porong, Sidoarjo, mereka akan menghentikan kegiatan tim BPLS diatas yanggul selama ganti rugi belum dilunasi seluruhnya. Sebab, mereka sudah bosan mendengar janji-janji Lapindo yang tak jua terealisasi. “Sebelum ada pelunasan, BPLS tidak boleh melakukan aktivitas mengalirkan ke Kali Porong,” tukas Sunarmi berapi-api.

Masih menurut Sunarmi, ganti rugi yang dijanjikan pihak Lapindo kepadanya sekitar Rp 950 juta. Namun, hingga kini baru dilunasi sekitar Rp 510 juta. Sedangkan sisanya, yaitu Rp 440 juta yang dijanjikan hingga kini belum terealisasi.Apalgi, kini suaminya sudah tidak dapat bekerja karena patah tulang akibat kecelakaan.

“Saat ini saya sudah tidak punya uang sepeser pun. Dan kesengsaraan saya ini karena luapan lumpur Lapindo. Kalau sudah begini siapa yang mau bertanggung jawab?”akunya.

unjuk rasa ini berlangsung hingga sore hari meski telah dihimbau oleh Kapolres Sidoarjo, AKBP Marjuki, untuk membubarkan diri. Namun, para demonstran tidak menghiraukannya dan terus berorasi meneriaki permintaan pelunasan ganti rugi mereka.

Sebelumnya diberitakan, Presdir PT minarak Lapindo Jaya (MLJ) bulan lalu berjanji akan melunasi sisa ganti rugi yang belum terbayarkan hingga batas waktu 15 Maret 2013. Tapi ternyata hingga sekarang belum ada tanda-tanda pelunasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Ekspor Batik Indonesia Mampu Tembus USD 21,5 Juta

JAKARTA-Industri batik merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan
Penghentian sementara perdagangan saham TIRA terbatas pada upaya untuk melakukan cooling down

BEI Hentikan Layanan Transaksi KOS dan Sistem Perdagangan JOTS

JAKARTA-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan layanan perdagangan