Kuartal I-2020, Laba Bersih BJTM Naik Jadi Rp439,28 Miliar

ilustrasi

JAKARTA-PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) pada Kuartal I-2020 mampu mencatatkan kinerja positif dengan jumlah laba tahun berjalan sebesar Rp439,28 miliar atau lebih besar dibandingkan dengan perolehan di periode yang sama 2019 sebesar Rp405,52 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi BJTM yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (7/8), BJTM juga mencatatkan peningkatan pendapatan bunga dan syariah di Kuartal I-2020 menjadi Rp1,48 triliun atau lebih besar dibanding Kuartal I-2019 yang senilai Rp1,36 triliun.

Namun, selama tiga bulan pertama tahun ini jumlah beban dan syariah meningkat menjadi Rp474,86 miliar dari Rp385,14 miliar pada Kuartal I-2019.

Sehingga, pendapatan bersih di kuartal pertama tahun ini tercatat sebesar Rp1,02 triliun atau lebih besar dibanding pada kuartal pertama setahun sebelumnya.

Baca :  Per Akhir Semester Pertama, ZONE Habiskan Semua Dana IPO Rp56,54 Miliar

Sementara itu, jumlah pendapatan operasional lainnya di Kuartal I-2020 sebesar Rp112,63 miliar dengan beban operasional senilai Rp571,62 miliar. Maka, laba operasional BJTM di Kuartal I-2020 tercatat sebesar Rp557,21 miliar.

Pendapatan non-operasional BJTM di Kuartal I-2020 tercatat sebesar Rp5,44 miliar. Dengan demikian, BJTM membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp562,64 miliar, sedangkan beban pajaknya sebesar Rp123,36 miliar.

Sehingga, laba bersih perseroan selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp439,28 miliar. Adapun laba per saham dasar BJTM per 31 Maret 2020 meningkat menjadi Rp29,26 dari Rp27,05 per lembar per 31 Maret 2019.

Per 31 Maret 2020, BJTM mampu menekan jumlah liabilitas menjadi Rp60,16 triliun dari posisi per 31 Desember 2019 yang sebesar Rp67,53 triliun.

Baca :  Semester I-2020, Laba MNCN Turun Jadi Rp956,2 Miliar

Sedangkan, total ekuitas per akhir Kuartal I-2020 tercatat sebesar Rp9,56 triliun atau lebih tinggai dibanding posisi per akhir Desember 2019 yang senilai Rp9,19 triliun