Listing Perdana, Harga BOBA Mentok ke Batas Atas Autorejection 350

Monday 1 Nov 2021, 3 : 50 pm
by
Untuk target pencatatan Efek baru di 2022 adalah sebanyak 68 Efek, yang terdiri dari pencatatan saham, obligasi baru dan pencatatan efek lainnya yang meliputi ETF
Ilustrasi

JAKARTA – Saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) langsung bergerak menguat sebesar 25 persen atau menyentuh batas atas titik autorejection ke level Rp350 per saham saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (1/11),

Saham BOBA yang ditawarkan seharga Rp280 per lembar tersebut langsung menguat ke level Rp350 per saham, dengan volume transaksi sebanyak 20.729 lot.

Sehingga, nilai transaksi di awal perdagangan hari ini tercatat senilai Rp752,52 juta.

Direktur Utama BOBA, Yunita Sugiarto di Jakarta, Senin (1/11) optimistis bahwa prospek usaha di industri makanan dan minuman akan bertumbuh positif, karena ditopang oleh permintaan konsumsi
masyarakat kelas menengah.

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), emiten ke-40 di 2021 ini menawarkan saham kepada publik sebanyak 140 juta lembar bernilai nominal Rp50 per saham atau setara dengan 12,11 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Maka, pada aksi korporasi ini perusahaan bidang produksi produk tapioca pearl dan popping boba ini mampu meraup dana publik sebanyak Rp39,2 miliar.

Manajemen BOBA menunjuk PT Victoria Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.

Rencananya, seluruh dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk modal kerja BOBA sebagai pembelian bahan baku, bahan penunjang, biaya operasional dan biaya pemasaran atau marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan Dari Pajak Rokok

Oleh: Yustinus Prastowo Pemerintah menerbitkan Perpres sebagai jalan keluar mengatasi

OJK Tetapkan Saham PT Wijaya Karya Beton Sebagai Efek Syariah

JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan penetapan Efek Syariah untuk