Melantai Perdana, Harga Saham TRJA Langsung Mentok di Titik Autorejction

ILustrasi

JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) langsung mentok di titik autorejection atas atau menguat sebesar 24,8 persen ke level Rp312 per saham.

Harga saham TRJA bernilai nominal Rp100 per lembar yang ditawarkan Rp250 per saham tersebut langsung melonjak ke posisi Rp312 dengan volume transaksi sebanyak 59.342 lot.

Sehingga pada awal Sesi I perdagangan Senin (10/8), nilai transaksi emiten ke-36 yang sahamnya tercatat di BEI selama 2020 tersebut senilai Rp1,85 miliar.

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan dan penyedia layanan internet ini menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Baca :  Starup Pariwisata Pigijo Resmi Gelar IPO

Dengan pencatatan perdana saham ini, maka TRJA tercatat sebagai emiten ke-700 di BEI.

Transkon Jaya melepas saham ke publik sebanyak 375 juta lembar atau setara dengan 24,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dengan harga penawaran senilai Rp250 per saham, maka melalui IPO ini TRJA berhasil meraup dana masyarakat sebesar Rp93,75 miliar.

Direktur Utama Transkon Jaya, Lexi Roland Rompas mengatakan, selama masa penawaran umum, saham TRJA banyak diminati masyarakat, tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 82,68 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada publik.

Rencananya, kata Lexi, sebesar 70 persen dari dana hasil IPO akan digunakan TRJA untuk pengembangan usaha perseroan, yaitu sebagai pembayaran uang muka pembelian kendaraan baru dengan tujuan untuk disewakan, sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja TRJA, seperti pembelian suku cadang, ban dan oli.

Baca :  Outstanding Dana Buyback Siap Masuk ke Pasar Capai Rp3,8 Triliun