Menteri Ekonomi Jokowi Bak Ketiban Pulung

Tuesday 16 Jun 2015, 7 : 57 pm

JAKARTA-Kalangan DPR menilai beban pemerintah Jokowi-JK kini semakin berat akibat adanya ‘bom waktu’ dari Pemerintahan SBY.  Hal itu  berupa quarto deficit, yaitu  defisit neraca perdagangan sebesar U$6 miliar, defisit neraca pembayaran U$9,8 miliar, deficit balance of payments U$6,6 miliar pada Q1-2013, dan defisit APBN plus utang lebih dari Rp 2.100 triliun.

Anggota Fraksi PDIP DPR RI dari Komisi XI yang membidangi masalah keuangan negara, perencanaan dan pembangunan nasional Andreas Eddy Susetyo menegaskan meskipun demikian dalam kondisi perekonomian nasional seperti saat ini Jokowi-JK beruntung karena Menteri ekonomi banyak melakukan terobosan yang menumbuhkan optimisme. ‘’Misalnya, Menkeu, dia sudah melakukan stimulus fiskal, tinggal tantangannya adalah masalah penyerapan. Dalam stimulus fiskal ini, pertama adalah akselerasi eksekusi pembelanjaan modal pemerintah secara cepat,’’tandasnya kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Selasa (16/2015).

Baca juga :  Ketersediaan Energi Syarat Dasar Negara Maju

Selain itu,  lanjutnya Menkeu Bambang Brodjonegoro terus mendorong upaya peningkatan daya beli masyarakat melalui program-program yang dapat langsung dirasakan oleh misalnya Dana Desa, untuk membuka lapangan kerja.

Melanjutkan pernyataannya anggota Fraksi PDIP DPR Andreas Eddy Susetyo menambahkan, siklus ekonomi nasional saat ini memang sedang menurun, intinya karena terjadinya penurunan harga komoditas, akibatnya ekspor kita menurun dan ini berimbas pada transaksi berjalan kita, demikian juga dengan penurunan impor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

BI Siapkan Penukaran Uang Rp4,5 Triliun Khusus Wilayah Banten

JAKARTA-Anggota Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mengungkapkan Bank Indonesia

Investor Cenderung Diversifikasi Lokasi Pabrik

JAKARTA-Pemerintah yakin investasi yang masuk ke Indonesia akan tumbuh dua