Naik 10,53% di Triwulan I 2024, Pendapatan Pakuwon Jati Jadi Rp1,53 Triliun

Rabu 8 Mei 2024, 12 : 37 pm
by
PT Samudera Indonesia Tbk
Ilustrasi

JAKARTA – Pendapatan bersih PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 10,53% menjadi Rp1,53 triliun pada triwulan I 2024, dari Rp1,38 triliun pada periode yang sama tahun 2023.

Sebesar Rp1,01 triliun (66%) berasal dari pendapatan kontrak dengan pelanggan, sedangkan Rp520,26 miliar dari kontribusi pendapatan sewa ruangan dan servis apartemen.

Meski pendapatan naik, laba emiten properti  beraset Rp33,39 triliun per Maret 2024 itu anjlok 44,4% menjadi Rp330,91 miliar (Rp6,87 per saham) pada triwulan I  2024, jika dibanding Rp596,38 miliar (Rp12,36 per saham) pada triwulan I 2023.

Penurunan laba di tengah peningkatan pendapatan PWON, menurut laporan keuangan Maret 2024 yang disampaikan ke BEI, dikutip Rabu (08/5/2024), disebabkan antara lain oleh kerugian kurs mata uang asing sebesar Rp127,79 miliar pada triwulan 2024.

Di periode yang sama 2023, PWON meraih laba kurs Rp187,25 miliar.

Selain itu, penurunan laba emiten properti  tersebut juga disebabkan oleh kenaikan beban penjualan dan beban umum dan administrasi, masing-masing 25,86% jadi Rp66,73 miliar dan 31,56% ke Rp121,53 miliar pada triwulan I 2024.

Beban keuangan PWON juga meningkat 15,6% jadi Rp96,96 miliar, serta beban pajak final naik 8,5% ke Rp96,85 miliar, dari Rp83,85 miliar.

Adapun beban lain-lain bersih membengkak 54,47%, dari Rp12,24 miliar jadi Rp18,91 miliar.

Akumulasi berbagai kenaikan beban tersebut di atas mengakibatkan, laba sebelum pajak emiten properti itu merosot 36,2% menjadi Rp422,57 miliar pada triwulan I 2024, dibandingkan Rp662,43 miliar pada triwulan I 2023.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Dipicu Data Ekonomi AS, Bursa Saham Wall Street Melemah

JAKARTA-Bursa Saham Wall Street rontok pada penutupan perdagangan Rabu (6/9/2023)

Megawati Ungkap Upaya Memperjuangkan NU dan Muhammadiyah Meraih Zayed Award

JAKARTA– Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Prof. Dr. (H.C) Megawati