Pertemuan Jokowi-Paloh Redam Hak Angket Bansos Pilpres 2024

Selasa 20 Feb 2024, 7 : 45 pm
Aktivis dan Pengamat Politik Indonesia, Ray Rangkuti

JAKARTA-Pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menduga, pertemuan  Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh  membahas hak angket  bantuan sosial (Bansos), yang digelontorkan pemerintah menjelang Pilpres 2024.

Mengutip keterangan Ray di akun TikTok @rayrangkuti259, Selasa (20/2/2024),  pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta,  Minggu (18/2/2024) malam untuk mendukung kepentingan Jokowi dan bersambut dengan kepentingan Paloh.

Salah satu agenda yang akan disampaikan parpol nonkoalisi Jokowi yang tidak medukung paslon nomor 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, besar kemungkinan akan menggulirkan hak angket untuk dugaan penggunaan Bansos demi kepentingan elektoral.

Dalam hal ini, Presiden Jokowi terlibat langsung untuk pemberian bansos.

“Potensi ini besar karena parpol yang tidak mendukung paslon 02 kalau ditotal jumlahnya mencapai 314 kursi di DPR. Jadi mayoritas dibanding parpol yang mendukung Jokowi,” ujar mantan Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilih (KIPP) ini.

Lebih lanjut, dia menduga Jokowi berharap agar NasDem tidak terlibat langsung jika hak angket itu tetap digulirkan parpol bukan pendukung paslon 02.

Diketahui, NasDem bersama PKS dan PKB mendukung paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024.

Oleh karena itu, mungkin agar tidak terjadi pelaksanaan hak angket itu salah satu meminta pengertian dari Nasdem kalau hak angket itu nanti tetap berlangsung setidaknya Nasdem tidak terlibat di dalamnya.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Harga Minyak Dunia Melonjak Dipicu Permintaan dan Ketatnya Pasokan

JAKARTA-Harga minyak mentah dunia terbang tinggi sekitar dua persen pada

Soal RUU Pemilu, Perlu Dikiritisi Sistem Pemilu Terbuka

JAKARTA-Kalangan DPR segera mengkaji sistem proporsional terbuka terbatas dalam RUU