Pertumbuhan Uang Beredar M2 Masih Melambat

Thursday 6 Mar 2014, 7 : 27 pm
by

JAKARTA-Likuiditas perekonomian M2 pada Januari 2014 masih tumbuh melambat. Pada Januari 2014, M2 tercatat sebesar Rp3.649,3 triliun, atau tumbuh 11,6% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2013 sebesar 12,7% (yoy). Perkembangan M2 tersebut dipengaruhi oleh komponen Uang Kuasi (Dana Pihak Ketiga yang terdiri dari simpanan berjangka dan tabungan baik rupiah maupun valas serta simpanan giro valas) yang tumbuh melambat dari 14,8% (yoy) menjadi 12,7% (yoy). Sebaliknya pertumbuhan M1 (Uang Kartal dan Giro Rupiah) meningkat dari 5,4% (yoy) menjadi 7,0% (yoy).

Keterangan tertulis Departemen Statistik Divisi Statistik Moneter dan Fiska Bank Indonesia (BI) menjelaskan, perlambatan pertumbuhan M2 disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan kredit dan kontraksi operasi keuangan pemerintah sebagai faktor yang mempengaruhi. Kredit kepada sektor swasta tumbuh 20,9% (yoy), melambat dibandingkan Desember 2013 sebesar 21,4% (yoy). Sementara itu, operasi keuangan Pemerintah mengalami kontraksi akibat masih rendahnya realisasi belanja pemerintah sesuai pola di awal tahun.

Suku bunga simpanan di perbankan pada Januari 2014 masih meningkat. Suku bunga simpanan rupiah pada Januari 2014 untuk jangka waktu 3 dan 6 bulan tercatat 8,0% dan 7,9%, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya masing-masing sebesar 7,6% dan 7,5%. Namun demikian, kenaikan suku bunga simpanan rupiah ini tidak diikuti oleh suku bunga kredit yang selama Januari 2014 tercatat tetap sebesar 12,5%. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Konflik Tanah Selesai, Ekonomi Nasional Terdongkrak

JAKARTA-Penyelesaian Revisi Undang-Undang (RUU) Pertanahan secara komprehensif dapat mendongkrak pertumbuhan

PGN Pasok Gas Untuk Kawasan Industri Tangerang

JAKARTA – Kebutuhan gas bagi industri menjadi bahan pokok yang sangat