PT Asahimas Chemical Investasi USD 400 Juta

Tuesday 10 Sep 2013, 2 : 47 pm
by

 JAKARTA-PT Asahimas Chemical (ASC) menginvestasikan dana sebesar USD 400 juta untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka memenuhi pertumbuhan permintaan produk Klor Alkali seperti Caustic Soda dan Vinyl Chloride di wilayah Asia Tenggara. Dengan peningkatan kapasitas produksi maka  ASC yang berpusat di Indonesia dapat merespon permintaan tinggi untuk kebutuhan dalam negeri dan wilayah Asia Tenggara dengan membangun sistem pasokan secara optimal yang dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Seperti diketahui, ASC merupakan anak perusahaan AGC (Asahi Glass Company, Jepang) di Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar produk Klor Alkali di Asia Tenggara, yang melaksanakan produksi secara terintegrasi dari Caustic Soda hingga Vinyl Chloride.

Presiden Direktur PT. Asahimas Chemical Jun Miyazaki mengatakan permintaan untuk produk klor alkali diperkirakan akan meningkat sebesar 5% per tahun di kawasan Asia Tenggara, dimana keadaan ekonomi diproyeksikan akan terus berkembang. Pada tahun 2020, skala pasar untuk produk di wilayah ini diperkirakan meningkat sebesar 50% dari level saat ini. Secara khusus, keadaan pasar Caustic Soda dan Vinyl Chloride di Indonesia, merupakan pasar terbesar di wilayah Asia Tenggara dan diharapkan akan tumbuh lebih cepat daripada rata-rata tingkat pertumbuhan di wilayah tersebut.

 Dirjen BIM Benny Wachjudi mengatakan, berdasarkan laporan survey World Economic Forum (WEF) 2013-2014, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan saya saing terbaik dan berhasil naik 12 peringkat menjadi posisi ke-38 yang sebelumnya menempati peringkat 50 dunia dari total 148 negara. WEF juga menilai Indonesia berhasil memperbaiki sektor infrastruktur yang naik 17 tingkat ke posisi 61 dunia yang awalnya di peringkat 78 dunia. Hal tersebut menunjukkan pemerintah mampu menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap positif sehingga dapat meningkatkan investasi di dalam negeri.

Dia mengatakan, dengan adanya peningkatan kapasitas produksi melalui pembangunan pabrik baru, ASC akan meningkatkan kapasitas produksi tahunan untuk tiga produknya, yaitu Caustic Soda dari 500.000 ton/tahun menjadi 700.000 ton/tahun, Vinyl Chloride Monomer (VCM) dari 400.000 ton/tahun menjadi 800.000 ton/tahun, dan Polyvinyl Chloride (PVC) dari 300.000 ton/tahun menjadi 550.000 ton/tahun. “Penambahan kapasitas produksi diperkirakan selesai pada akhir tahun 2015 karena ditargetkan untuk groundbreaking akan dilaksanakan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan”. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja akan menambah sekitar 300 ribu orang dari total tenaga kerja saat ini sebanyak 1.000 orang.

Perlu diketahui, Caustic Soda digunakan dalam proses produksi alumina, bubur kayu dan kertas dan rayon serta berbagai proses pengolahan air. Permintaan untuk Caustic Soda meningkat seiring dengan kemajuan industri tersebut. Di sisi lain, permintaan untuk PVC sebagai salah satu komoditas resin yang utama, cenderung meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan aplikasi PVC seperti pipa yang umum digunakan dalam infrastruktur dan pembangunan perumahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Starup Pariwisata Pigijo Resmi Gelar IPO

JAKARTA-Perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang “digital tourism marketplace”

BII Memastikan Transisi Kepemimpinan Berjalan Lancar

JAKARTA-Presiden Direktur PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) Dato’ Khairussaleh