Semester I-2020, Laba Bersih SMBR Turun Lebih Dari 75%

PT Semen Baturaja

JAKARTA-Manajemen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memperkirakan perolehan laba bersih perseroan di Semester I-2020 mengalami penurunan lebih dari 75 persen, jika dibandingkan dengan laba bersih di periode yang sama 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi SMBR yang dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (14/7), kelangsungan usaha SMBR terganggu oleh kondisi pandemi Covid-19 dan berdampak pula pada pembatasan kegiatan operasional dalam selama kurun tiga bulan pertama di 2020.

Menjawab pertanyaan BEI terkait perkiraan total pendapatan, manajemen SMBR menyebutkan bahwa kegiatan operasional yang mengalami pembatasan tersebut, pada 2019 mampu berkontribusi sekitar 25-50 persen terhadap total pendapatan.

SMBR memprediksi, total pendapatan (konsolidasi) di periode berakhir per 30 Juni 2020 mengalami penurunan kurang dari 25 persen (y-o-y). Namun, perolehan laba bersih di Semester I-2020 diperkirakan bakal menuruna lebih dari 75 persen (y-o-y).

Sementara itu, manajemen SMBR mengaku bahwa pandemi Covid-19 juga berdampak pada pemenuhan pembayaran pokok utang jangka pendek beserta dan bunga.

Adapun nilai kewajiban jangka pendek SMBR tersebut sebesar Rp92,47 miliar.

Manajemen SMBR mengatakan, upaya untuk mempertahankan kelangsungan usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19 akan dilakukan melalui strategi efisiensi proses produksi dengan hanya mengoperasikan satu pabrik terintegrasi.

Selain itu, melakukan pemotongan biaya tetap dan penundaan pelaksanaan belanja modal.