TLKM Alihkan Kepemilikan 6.050 Menara Telkomsel ke Mitratel

ilustrasi

JAKARTA-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memutuskan untuk menata portofolio anak usaha dengan mengalihkan 6.050 menara milik PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) ke PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Menurut Direktur Strategic Portfolio TLKM, Budi Setyawan Wijaya di Jakarta, Jumat (16/10), penataan portofolio pada dua anak usaha Telkom tersebut ditandai denganĀ penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel.

Dia menyebutkan, pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir Kuartal I-2021. Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko dan Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2020.

Budi mengaku, aksi korporasi yang dilakukan Mitratel dan Telkomsel merupakan bagian dari penataan portofolio TelkomGroup demi mengoptimalisasikan bisnis dan aset, serta memastikan optimal value para pemegang saham.

Baca :  Ini Alasan TLKM Lakukan Penyertaan di TELE

Langkah ini juga sebagai upaya melakukan value creation bisnis tower, agar anak perusahaan bisa fokus pada masing-masing lini bisnis.

Sementara itu, Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan bahwa aksi korporasi ini merupakan strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi infrastruktur telekomunikasi.

“Kami yakin pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel akan memperkuat bisnis Mitratel,” ucapnya.

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro menyatakan, pihaknya mendukung penataan portfolio TelkomGroup dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki.

ā€œKe depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” kata Setyanto.